Categories: PEGUNUNGAN

Diserang Hama 1,5 Hektar Tanaman Cabai Terancam Gagal Panen

WAMENA –  Warga kampung Hubikiak Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya mengeluhkan adanya hama yang mengganggu produksi pertanian cabai rawit milik warga.

Dimana akibat dari hama tersebut membuat tanaman tersebut banyak yang menjadi hitam dan berguguran, sehingga warga takut apabila gagal panen.

Masalah tersebut kian diperparah dengan  adanya larangan penggunaan pestisida pada setiap komoditi yang dikembangkan oleh masyarakat petani di Wamena, namun pemerintah mengambil langkah cepat melalui dinas Pertanian Jayawijaya yang sudah menyatakan siap membantu warga untuk memberikan peralatan semprot serta cara untuk menghambat hama tersebut.

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan, hama yang menyerang tanaman milik warga di kampung Hubikiak tersebut memang sangat mengganggu produksifitas petani yang ketiga kalinya.

“Tadi kepala dinas Pertanian sudah menyatakan akan membantu peralatan semprot,  dan cara penanganan dari dari hama tersebut secara organik kepada masyarakat untuk mengatasi masalah hama ini,”ungkapnya Rabu (11/9) kemarin.

Menurutnya, masalah hama di  pertanian cabai ini dapat diatasi dengan rokok anggur kupu yang harus dicampur dengan air 10 liter serta diberikan deterjen atau sabun cuci pakian, semuanya diaduk lalu disemprotkan ke tanaman ke seluruh tanaman, namun harus dilakukan saat cuaca panas sehingga dapat mematikan hama tersebut.

“Jadi ini salah satu cara organik untuk mematikan dan menghambat penyebaran hama yang menyerang tanaman cabai tersebut, namun perlu diingat harus dilakukan pada cuaca yang panas sebab cairan yang disemprotkan itu dibantu matahari untuk dikeringkan pada tananaman, kalau hujan pastinya akan hilang dan tidak berefek pada tanaman,” jelas PJ Bupati Jayawijaya.

Ia juga mengaku jika kebanyakan masalah hama ini yang menghambat masyarakat untuk membuka lahan pertanian, lantaran takut gagal panen, oleh karena itu pemerintah harus mencari langkah yang baik agar memacu masyarakat untuk membuka lahan pertanian yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah di tahun ini 1 distrik, 1 hektar.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Cari Solusi Bersama Agar Pemalangan Tidak Terulang

  Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…

2 hours ago

2.200 Rumah Bantuan Presiden Mulai Dibangun Januari 2027

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan  pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…

3 hours ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Selatan Perkuat Respons Cepat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…

3 hours ago

Tim Panitia A Turlap ke Kampung Honelama 2

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…

4 hours ago

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

4 hours ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

5 hours ago