

Aksi Demo ASN Pemprov usai apel pagi di Kantor Gubernur Papua Pegunungan yang disertai dengan Penutupan kantor Senin (10/2) kemarin. (Denny/ Cepos)
WAMENA – Aktifitas Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) Senin (10/2) dilumpuhkan oleh ASNnya sendiri dengan caran menutup pagar kantor tersebut dan ruangan -ruangan didalamnya.
Tiga Tuntutan ASN dari Pemprov Papua Pegunungan yakni pertama segera mempercepat pelantikan pejabat Esalon III dan IV, kedua segera mendapatkan formasi CASN skor nilai SKD Standar Minimal, dan yang ketiga terkait adanya wacana pengurangan TPP sebesar 75 persen di Tolak oleh karena itu aktifitas pelayanan kantor, dinas, badan, biro dan bagian di tutup sampai ada jawaban dari pimpinan.
Menikapi aksi tersebut mewakili Pemprov Papua Pegunungan Kepala Dinas Pendidikan Aron Wanimbo menyatakan, kantor ini ditempati oleh PJ Gubernur, Plt Sekda, Para Asisten, staf ahli dan para kepala biro yang disebut sekretariat daerah sebagai pusat pemeritahan, sementara yang lain hanya diluar dari ini, yang perlu ditekankan ini nasib ASN.
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…