“Dengan pembinaan itu, bendahara Pemprov Papua Pegunungan memiliki kemampuan, sehingga orang mau jadi bendahara harus punya sertifikasi pelatihan perbendaharaan, saya pernah lakukan itu di Tolikara dan itu cukup efektif,”kata Gubernur Papua Pegunungan.
Ia juga mejelaskan apabila ASN tak memiliki sertifikasi, maka orang tidak paham dengan pengelolaan anggaran serta administrasi pertanggungjawabannya, dan itu sudah terjadi. Ada bendahara dilingkungan OPD Pemprov Papua Pegunungan yang karena tak bisa membuat laporan pertanggungjawaban harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Ini karena hanya ketidaktahuan saja, menggunakan uang tapi tidak mengerti membuat pertanggunjawabannya, oleh karena itu saya tidak ingin hal yang sama terjadi pada ASN lainnya,” beber Jhon Tabo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…