“Dengan pembinaan itu, bendahara Pemprov Papua Pegunungan memiliki kemampuan, sehingga orang mau jadi bendahara harus punya sertifikasi pelatihan perbendaharaan, saya pernah lakukan itu di Tolikara dan itu cukup efektif,”kata Gubernur Papua Pegunungan.
Ia juga mejelaskan apabila ASN tak memiliki sertifikasi, maka orang tidak paham dengan pengelolaan anggaran serta administrasi pertanggungjawabannya, dan itu sudah terjadi. Ada bendahara dilingkungan OPD Pemprov Papua Pegunungan yang karena tak bisa membuat laporan pertanggungjawaban harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Ini karena hanya ketidaktahuan saja, menggunakan uang tapi tidak mengerti membuat pertanggunjawabannya, oleh karena itu saya tidak ingin hal yang sama terjadi pada ASN lainnya,” beber Jhon Tabo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…