“Dengan pembinaan itu, bendahara Pemprov Papua Pegunungan memiliki kemampuan, sehingga orang mau jadi bendahara harus punya sertifikasi pelatihan perbendaharaan, saya pernah lakukan itu di Tolikara dan itu cukup efektif,”kata Gubernur Papua Pegunungan.
Ia juga mejelaskan apabila ASN tak memiliki sertifikasi, maka orang tidak paham dengan pengelolaan anggaran serta administrasi pertanggungjawabannya, dan itu sudah terjadi. Ada bendahara dilingkungan OPD Pemprov Papua Pegunungan yang karena tak bisa membuat laporan pertanggungjawaban harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Ini karena hanya ketidaktahuan saja, menggunakan uang tapi tidak mengerti membuat pertanggunjawabannya, oleh karena itu saya tidak ingin hal yang sama terjadi pada ASN lainnya,” beber Jhon Tabo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…