

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru saat bertemu dengan Pengurus Tungku Manggarai di Kota Jayapura. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan akan membuka ruang khusus bagi masyarakat nusantara atau semua Paguyuban yang ada di Kota Jayapura. Bagi Abisai Rollo, semua elemen masyarakat baik itu masyarakat adat maupun masyarakat nusantara lainnya mempunyai ruang yang sama dalam membangun Kota Jayapura.
“Setelah Turun Kampung (Turkam) ini saya akan menyiapkan waktu khusus untuk saudara-saudara nusantara yang ada di Kota Jayapura lewat Paguyuban,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (8/6).
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang majemuk, sering juga disebut sebagai masyarakat plural. Sebab, daerah di mana terdapat banyak kelompok etnis, budaya, agama, dan bahasa yang berbeda-beda, namun hidup berdampingan.
“Di Kota Jayapura ini selain masyarakat adat, sebagain dari suku bangsa yang berbeda, tentu mereka juga punya komitmen untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.
“Untuk itu, saya juga perlu mendengar apa saran dan masukan dari semua lapisan masyarakat baik adat maupun masyarakat Nusantara yang lainnya yang merupakan warga Kota Jayapura ini,” lanjutnya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…