

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru saat bertemu dengan Pengurus Tungku Manggarai di Kota Jayapura. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan akan membuka ruang khusus bagi masyarakat nusantara atau semua Paguyuban yang ada di Kota Jayapura. Bagi Abisai Rollo, semua elemen masyarakat baik itu masyarakat adat maupun masyarakat nusantara lainnya mempunyai ruang yang sama dalam membangun Kota Jayapura.
“Setelah Turun Kampung (Turkam) ini saya akan menyiapkan waktu khusus untuk saudara-saudara nusantara yang ada di Kota Jayapura lewat Paguyuban,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (8/6).
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang majemuk, sering juga disebut sebagai masyarakat plural. Sebab, daerah di mana terdapat banyak kelompok etnis, budaya, agama, dan bahasa yang berbeda-beda, namun hidup berdampingan.
“Di Kota Jayapura ini selain masyarakat adat, sebagain dari suku bangsa yang berbeda, tentu mereka juga punya komitmen untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.
“Untuk itu, saya juga perlu mendengar apa saran dan masukan dari semua lapisan masyarakat baik adat maupun masyarakat Nusantara yang lainnya yang merupakan warga Kota Jayapura ini,” lanjutnya.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…