

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, S.E, M.BA (foto:Denny/Cepos)
WAMENA– Pemprov Papua Pegunungan menegaskan jika bendara di setiap OPD harus memiliki sertifikasi pelatihan perbendaharaan karena berhubungan dengan pengelolaan anggaran dan pertanggungjawabannya agar tak menjadi permasalahan di kemudian hari.
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo. S.E, M.BA menyatakan banyak ASN yang ingin menjadi bendahara di dalam OPD nya masing -masing, namun sayangnya banyak juga yang tidak mempunyai kemampuan, sehingga penyalagunaan anggaran sangat berpontensi terjadi pada jabatan itu.
“Ini sangat berbahanya, oleh karena itu dalam pemerintahanan saya ASN yang ditunjuk menjadi bendahara harus memiliki sertifikasi pelatihan perbendaharaan,”ungkapnya di Wamena Senin (9/6).
Untuk melangkapi sertifikasi tersebut, Gubernur Tabo, juga meminta kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyediakan waktu selama 3 hari atau seminggu untuk membina para bendahara dilingkungan Pemprov Papua Pegunungan tentang cara -cara penyajian administrasi yang benar.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…