“Saat ini korban masih mendapatkan perawatan medis dan belum jelas penganiayaan ini disebabkan karena permasalahan apa, sementara untuk pelaku sampai saat ini masih terus dilakukan pencarian oleh kepolisian karena sudah ada laporan polisinya kita juga sudah dapatkan barang bukti sebilah parang yang digunakan pelaku,”ungkapnya Senin (30/10) kemarin.
Ia juga mengakui jika pihaknya baru mengetahui sekitar Pukul 07.30 Wit laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi penganiayaan di pasar Missi selanjutnya personil penjagaan merespon TKP tersebut. Dan langsung Korban di Evakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.
“Diperoleh keterangan dari saksi Kejadian tersebut ia tidak tau pasti karena ia masih berada di rumah namun karena mendengar ibu saya di parangi sehingga saya segera ke Pasar missi untuk melihat keadaan ibu saya. “jelasnya
Ia menyebutkan Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wit dan pelaku setelah melakukan aksinya langsung melarikan diri, sementara ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan keluarga untuk mencari pelaku AP yang merupakan anak dari korban. (jo)
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…