

Wisata Pantai Lampu Satu Merauke
MERAUKE– Kepala Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, mengungkapkan, dari 20 gazebo yang dibangun dan diresmikanpada Desember 2025, ternyata 5 diantaranya rusak berat dan tidak bisa diperbaiki lagi.
‘’Dari 20 gazebo yang kita bangun dan diresmikan pada bulan Desember 2025, 5 diantaranya rusak berat dan tidak dapat diperbaiki lagi,’’ kata Benhur Rentandatu, menjawab pertanyaan media ini, Senin (19/1).
Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi di pantai itu ikut tercabut akibat dihantam gelombang air pasang. ‘’Jangankan gazebo, pohon kelapa yang menjadi penahan pantai juga ikut tumbang dan akar-akarnya tercabut,’’ terangnya.
Namun begitu, lanjut Benhur, hal tersebut menjadi pembelajaran untuk pembangunan selanjutnya. Dimana pembangunan gazebo selanjutnya tidak lagi dibuat di sekitar Binaloka tapi bergeser ke Kampung Bahari.
‘’Karena di situ tekanan air dan ombak ketika pasang tidak terlalu berdampak seperti yang di Bina Loka,’’ katanya.
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…