

Siswa siswi SMK Santo Antonius Merauke saat melakukan aksi demo damai terkait dana BOS 2 tahun tidak cair ke Polres Merauke, Jumat (29/9/2023).(Ceposonline.com/Sulo)
MERAUKE– Siswa-siswi SMK Santo Antonius Merauke menggelar aksi demo damai ke Mapolres Merauke, Jumat (29/9/2023).
Aksi demo damai ini diawali dengan melakukan longmarch dari sekolah mereka di Jalan Misi secara tertib sambil dikawal kepala sekolah dan guru-guru mereka, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama dalam perjalanan.
Dalam aksi ini, para pelajar membawa spanduk dan pamlet yang berisi tuntutan mereka.
Namun kedatangan para pelajar tersebut mengagetkan anggota Polres Merauke, sehingga saat para pelajar ini masuk ke dalam pintu utama Mapolres Merauke, mereka langsung dihadang aparat kepolisian.
Wakapolres Merauke Kompol Vicky Pandu, mengaku kaget dengan aksi tersebut seakan-akan Polres Merauke didemo. Kepala Sekolah SMK Santo Antonius Sinur Pelita Sianturi, mengatakan bahwa surat permohonan untuk melakukan audiensi sekaligus menyampaikan aspirasi telah disampaikan sejak Rabu (27/9/2023).
Sianturi menjelaskan bahwa aksi demo yang dilakukan ini ke Polres untuk meminta Polisi menyelesaikan persoalan dualisme kepemimpinan Ketua Yayasan Santo Antonius Merauke.
Dimana akibat dualisme kepemimpinan yayasan yang terjadi ini membuat siswa/siswi SMK Santo Antonius Merauke jadi korban. Karena dua tahun dana Bos tidak bisa dicairkan, padahal berbagai langkah dan cara dilakukan baik dengan dinas pendidikan maupun dengan membuat laporan dugaan pemalsuan yang dilakukan oleh salah satu ketua yayasan tersebut.
“Tapi sampai sekarang laporan proses pidana tersebut belum tuntas di Polres,” katanya.
Wakapolres Vicky Pandu kemudian menerima Kepsek dan beberapa guru SMK Santo Antonius tersebut. “Saya hanya menerima aspirasi dan apa yang bapak ibu sampaikan akan kami sampaikan nanti ke Bapak Kapolres. Karena beliau saat ini ada di Jayapura dalam rangka dinas,” tandas Wakapolres. (*)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…