Categories: BERITA UTAMA

Akui Masalah Keamanan Pengaruhi PAD

WAMENA– Pemkab Kabupaten Jayawijaya mengaku akan terganggu dengan langkah-langkah pembangunan dalam daerah apabila Jayawijaya tidak aman.

Ya, sebab masalah tersebut sangat mempengaruhi terhadap Pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pajak, oleh karena itu ditekankan kepada ASN agar tak terlibat dengan penjualan miras.

Sekda Kabupaten Jayawijaya Thony M Mayor, Spd, MM menegaskan bahawa masalah keamanan di Jayawijaya sangat berpengaruh kepada Pendapatan Asli daerah (PAD) saat ini masyarakat Jayawijaya masih terauma dengan beberapa kejadian seperti kerusuhan tahun 2000, dan 2019 lalu sehingga masih berdampak.

“Contoh saja saat unjuk rasa yang terjadi di Wamena hampir semua kios dan pertokoan tutup, tidak ada pemasukan bagi mereka, dan bagaimana masyarakat mau membayar pajak, dan pengaruhi target yang telah ditetapkan pemerintah,”ungkapnya Rabu (27/9) kemarin.

Dia mengaku apabila masalah keamanan ini berdampak pada perekonomian masyarakat otomatis target PAD dari pajak yang telah ditetapkan pemerintah juga akan menurun dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan tentunya ini menjadi kerugian juga bagi pemerintah Jayawijaya yang sangat mengharapkan PAD untuk membiayai bidang lain.

“Kalau ada hal-hal yang perlu kita diskusikan tentang keamanan, mari di diskusikan bersama, kita tak bisa menyalahkan satu dengan lainnya, oleh karena itu untuk masalah keamana ini menjadi tanggung jawab bersama karena aparat kita juga terbatas,”kata Thony Mayor.

Sekda Jayawijaya menekankan kepada ASN di lingkungan Pemkab Jayawijaya agar tidak terlibat dengan penjualan dan produksi Minuman keras di rumahnya maka meperintah Kabupaten Jayawijaya juga akan mengambil tindakan tegas karena pemerintah juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memberikan nilai –nilai keamanan.

“Soal mau minum itu hak anda untuk konsumsi disitu dan jangan mengganggu kenyamanan orang lain, tapi kalau jual beli sudah ada peraturan daerahnya, dan harus di ketahui ada batas-batas, kalau memang dilarang untuk tak dijual maka jangan di jual,”bebernya.(jo/wen)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Batasi Penggunaan HP di Sekolah

  Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…

33 minutes ago

Cegah Konflik Pertanahan, MRP Datangi Polda Papua

    Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…

2 hours ago

Pemkot Dorong Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Korban Kebakaran

   Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…

3 hours ago

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

4 hours ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

5 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

6 hours ago