Namun akibat adanya kasus pembunuhan di atas kapal itu membuat KM Tatamailau untuk sementara ditahan dan tidak berlayar. Karena KM Tatamailau menjadi lokus pembunuhan.
Kasus pembunuhan ini terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Asmat-Merauke.
Pada Kamis 21 Agustus 2025 sekira pukul 08.15 WIT, Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke menerima adanya penemuan jenazah di atas kapal. Namun setelah dilakukan penyelidikan dengan barang bukti rekaman CCTV, ternyata penemuan jenazah tersebut adalah pembunuhan.
Korban sendiri belum diketahui berangkat dari pelabuhan mana. Namun tidak ditemukan adanya tiket pada diri korban. “Kita tidak menemukan adanya tiket pada diri korban sehingga kita belum tahu berangkat dari pelabuhan mana. Kita masih dalami melalui saksi-saksi,” jelas Kapolres. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…