

Anggota kepolisian mengamankan bom peninggalan perang dunia II, Selasa (2/6). (foto:Humas for Cepos)
SENTANI – Bom peninggalan Perang Dunia II yang marak dibicarakan setelah terjadinya ledakan dahsyat di Biak yang menewaskan 5 orang, kini bom serupa ditemukan oleh warga di kawasan Kali Ariyau, Distrik Sentani, Selasa (2/6).
Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus Ick menjelaskan, penemuan bom ini di kawasan Kali Ariyau, Distrik Sentani, sekira pukul 11.00 WIT. Bom ini jadi temuan berbahaya mengingat masih bisa meledak.
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar pukul 11.00 WIT. Saat menggali tanah untuk membuat perangkap ikan, mereka menemukan sebuah benda besi berukuran besar yang bentuknya menyerupai jantung pisang. Kecurigaan warga semakin kuat ketika benda tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap. Menyadari potensi bahaya, mereka segera menjauh dari lokasi dan melaporkan penemuan itu kepada keluarga yang kemudian meneruskannya kepada pihak Kepolisian. “Merespons laporan tersebut, personel Polsek Sentani Kota mendatangi lokasi untuk mengamankan area,” katanya.
Polisi kemudian melakukan sterilisasi lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan kondisi benda yang ditemukan.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan bom mortir peninggalan Perang Dunia II dengan panjang sekitar 85 sentimeter, diameter 18 sentimeter, dan berat kurang lebih 10 kilogram,” jelasnya.
Tak tanggung-tanggung agenda ini sampai melibatkan dua jenderal yang langsung turun ke TKP. Salah satunya…
Mereka dilumpuhkan dalam operasi penegakan hukum di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo,…
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengembangkan program kesejahteraan keluarga yang berpijak…
Dihadapan warganya yang berjumlah sekitar 200 orang ini, malam itu Ondoafi Marweri meminta anak-anak muda…
Padahal produksi sampah terus berjalan setiap hari, satu hari saja tak diangkut bisa bermasalah, apalagi…
Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan medis menyatakan tersangka mengalami sakit berat dan membutuhkan penanganan…