Categories: MERAUKE

Forum  Adat Bersama Malind Anim Temui Pj Gubernur Papua Selatan

MERAUKE – Forum Adat Bersama Malind Anim  Kabupaten Merauke dari 4 golongan Adat  yakni Mayo, Imo, Sozom dan Ezam menemui  Pj Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT di Gedung Negara yang menjadi Kantor Sementara Gubernur Papua Selatan, Kamis (25/01/2024),

  Kedatangan Forum Adat Bersama Malind Anim Kabupaten Merauke itu untuk mengklarifikasi sekaligus memberikan pernyataan terkait dengan  surat penolakan pelantikan terhadap Ketua  MRP Papua Selatan periopde 2023-2028 Damianus  Katayu beberapa waktu lalu.   

  Di hadapan Pj Gubernur Apolo Safanpo, salah satu dari tokoh adat tersebut membacakan berita acara yang merupakan kesepakatan bersama dari Forum Adat bersama Malind Anim tersebut yakni pertama mendukung berjalannya pemerintahan Provinsi Papua Selatan dan MRP PPS.    

   Kedua mendukung penuh Damianus Katayu selaku Ketua MRP PPS di dalam segala kebijakan dan keputusan internal MRP PPS baik penengakan tata tertib secara internal dalam kelembagaan MRP PPS. Ketiga, membatalkan surat adat atas nama 4 golongan adat Malid Anim tentang penoilakan pelantikan Ketua MRP PPS. Keempat pihak MRP PPS segera melibatkan  perwakilan 4 golonganadat Malind Anim dalam kinerja MRP PPS.

   Pj Gubernur Papua Apolo Safanpo  mengatakan bahwa beberapa waktu lalu ada surat yang masuk dari 4 golongan adat yang isinya menolak pelantikan MRP.

‘’Hari ini mereka datang mengklarifikasi surat itu bahwa ada diantara mereka yang merasa tidak pernah menandatangani surat itu dan tidak pernah membuat pernyataan surat itu, sehingga mereka mengatakan menganulir dan membatalkan surat itu dan hari ini mereka menyerahkan langsung surat pernyataan dan kesepakatan yang mereka buat dalam pertemuan adat yang resmi dan sah. Intinya mereka mendukung pelaksanaan pemerintahan di Provinsi Papua Selatan lebih khusus  pelaksanaan pelantikan Ketua MRP PPS,” kata Apolo Safanpo.

  Selain itu, lanjut PJ Apolo Safanpo,  Forum Adat bersama tersebut juga meminta supaya semua pihak saling menghormati dan menghargai, menjaga persatuan dan kesatuan, ketertiban dan keamanan.

  “Mereka juga menyampaikan bahwa mereka sebagai orang tua tetap menghargai dan menghormati kesatuan suku-suku di wilayah Papua Selatan baik dari  Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Semuanya adalah saudara dan anak-anak kita sehingga siapun yang Tuhan percayakan memimpoin dalam suatu instansi tetap mereka dukung secara bersama-sama,’’ terangnya.  (ulo/tri)      

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

1 day ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

1 day ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

1 day ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

1 day ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

1 day ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

1 day ago