

Penyidik saat melakukan pemeriksaan terhadap YK, ibu kandung yang tegah membuang bayinya setelah lahir di belakang MCK Pelabuhan Kampung Gimikya, Distrik Edera, Kabupaten Mappi pada 6 Oktober 2023 lalu.(foto:YS Kadang for Cepos)
MERAUKE – Setelah melalui penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, ibu dari bayi perempuan yang baru lahir dan dibuang di belakang MCK Pelabuhan Kampung Gimikya, Distrik Edera, Kabupaten Mappi pada 6 Oktober 2023 lalu, akhirnya berhasil terungkap. Ibu yang tega membuang darah dagingnya tersebut saat baru lahir berinisial YK (21).
‘’Ibu kandung dari bayi tersebut sudah berhasil kita ungkap. Saat ini, yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan anggota kita di Polsek Edera,’’ kata Kapolres Mappi AKBP YS Kadang, kepada media ini, Sabtu (14/10).
Kapolres menjelaskan bahwa terungkapnya ibu kandung dari bayi malang tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang mengarah kepada yang bersangkutan. Atas pemeriksaan itu, kemudian pelaku YS dipanggil dan dimintai keterangan.
‘’YS Mengakui jika bayi yang dibuang dan ditemukan tersebut merupakan anak kandungnya sendiri yang baru dilahirkan kemudian dia buang ditempat tersebut. Pelaku YS mengaku ketakutan kepada pacarnya, karena anak tersebut merupakan hasil hubungan dengan mantan pacarnya saat masih berada di Jayapura, sehingga pelaku berinisiatif membuang bayi itu agar tidak diketahui pacarnya,’’ jelasnya.
Kapolres menjelaskan bahwa saat ini pelaku belum ditahan dan dikenakan wajib lapor sambil yang dilakukan pemeriksaan untuk proses lebih lanjut.
Sekadar diketahi bahwa bayi perempuan yang baru lahir itu dibuang dan ditemukan di belakang MCK, Pelabuhan Kampung Gimikya, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Jumat 6 Oktober 2023 sekitar pukul 12.00 WIT oleh seorang warga bernama Serafina Tamun.
Saksi Serafina Tamun berhasil menemukan saat pergi ke belakang MCK Pelabuhan Kampung Gimikya untuk buang air kecil. Namun saksi tiba-tiba saksi melihat ada ceceran darah di atas daun bambu yang sudah gugur.
Karena merasa penasaran, saksi kemudian mengikuti jejak darah tersebut dan ternyata darah tersebut berasal dari seorang bayi yang berada di bawah rimbunan pohon bambu. (ulo)
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…