

Para guru SD OAP yang tampak ceriah setelah dinyatakan lulus mencapai kualifikasi Sarjana S1, kemarin. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Sebanyak 24 guru SD orang asli Papua yang selama ini mengajar di pedalaman atau kampung-kampung akhirnya menyandang sarjana S1 kependidikan. Ini setelah dalam pendampingan dan pembimbingan selama kurang lebih 2 tahun, mereka dinyatakan lulus 100 persen.
‘’Mereka semua dinyatakan lulus 100 persen dan boleh menyandang gelar sarjana S1 kependidikan,’’ kata Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Hengky Kirwelak, ditemui media ini di Merauke, Kamis (12/6) kemarin.
Hengky Kirwelak menjelaskan bahwa 24 guru SD tersebut layak berdiri di depan kelas sebagai tenaga guru sesuai dengan UU Tenaga Guru dan Dosen dimana setiap guru minimal menyandang gelar sarjana S1. Selain itu, para guru tersebut nantinya sudah bisa mengikuti sertifikasi guru untuk mendapatkan tambahan penghasilan atau kesejahteraan bagi seorang tenaga guru.
‘’Mereka masuk dalam program mahasiswa RPL atau rekognisi pembelajaran lampau. Artinya, guru-guru yang sudah mengabdi atau pengalaman sebagai tenaga pendidik diatas 10 tahun,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai pelepasan 103 calon jamaah umrah asal Kota Jayapura yang…
Tak tanggung-tanggung agenda ini sampai melibatkan dua jenderal yang langsung turun ke TKP. Salah satunya…