

Dua pelajar yang kepergok membawa Narkotika jenis ganja saat ditangkap Satgas Pamtas Yonif 725/Waroagi, Selasa, (9/5). (FOTO:Satgas Yonif 725/Wrg for Cepos)
BOVEN DIGOEL– Dua orang pemuda yang masih berstatus sebagai pelajar di Boven Digoel, berinisial E (17) dan WM (15), ditangkap oleh Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 725/Wrg Pos Km 53. Kedua ditangkap karena kepergok membawa ganja basah seberat 410 gram di Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Selasa (9/5).
Dansatgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 725/Wrg Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, SE, dalam rilis tertulisnya yang diterima media ini, Kamis (11/5) mengungkapkan, kedua pelajar tersebut ditangkap karena kedapatan membawa ganja basah asal PNG di perbatasan RI-PNG.
“Awalnya mereka melawati jalur hutan yang tidak jauh dari Pos KM 53, kebetulan pada saat anggota sedang melaksanakan patroli berpapasan dengan para pelaku dengan jumlah 3 orang, 2 orang berhasil ditangkap dan satunya lagi berhasil kabur masuk ke dalam hutan,” tandas Dansatgas.
Dansatgas Syafruddin mengaku, penangkapan yang dilakukan ini merupakan yang ke-9 kalinya terhadap para pelintas dari PNG masuk ke Indonesia.
“Sesuai dengan data yang kami miliki, ini sudah kejadian yang ke-9 kali terkait dengan penangkapan pemuda yang membawa barang terlarang jenis ganja, namun untuk di wilayah Pos KM 53 sendiri ini sudah yang ke-7 kali. Ini perlu menjadi perhatian kita semua untuk memberantas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba khususnya ganja,” terang Syafruddin.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Satgas Yonif 725/Wrg, kedua pelaku mengaku diperintahkan oleh salah seorang pria berinisial D yang berada di Kudamati, Kelurahan Kamundu, Kabupaten Merauke dengan imbalan Rp 2 juta.
‘’Para pelaku telah kita serahkan kepada pihak terkait khususnya Beacukai Merauke dan Polsek Jair untuk dilakukan pembinaan maupun proses lebih lanjut,’’ pungkasnya. (ulo/tho)
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…