BTM juga mengingatkan para relawan dan masyarakat untuk mewaspadai berbagai bentuk kecurangan menjelang PSU, terutama praktik politik uang yang dinilainya sebagai upaya melemahkan demokrasi. “Kami yakin Biak Numfor adalah basis PDI Perjuangan. Tapi kita tidak boleh lengah. Jangan biarkan suara rakyat dibeli,” tegasnya.
Salah satu hal yang disorot dalam pertemuan ini adalah komitmen BTM terhadap rencana pemekaran Provinsi Papua Utara, mencakup Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Kepulauan Yapen.
Menurutnya, ini adalah aspirasi murni masyarakat yang telah disuarakan sejak lama. “Mananwir sudah sepakat, tokoh pemuda, perempuan, dan semua paguyuban juga sepakat. Ini lahir dari kader-kader PDI Perjuangan,” tegas BTM. (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…