

Pembukaan Musda III PDK Kosgoro 1957 Provinsi Papua oleh Ketua PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono, bersama Ketua DPR Papua Deni Henrry Bonay dan Forkopimda Papua di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (19/7)kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
Siap Dukung Kopdes Merah Putih dan MBG
JAYAPURA -Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) dan Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat koperasi nasional dan mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nota Kesepahaman (MoU) ditandatangani Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan Ketua PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarnodi Laksono di Jakarta pada 16 Juli 2025.
Ketua PPK Kosgoro 1957 menyatakan kesiapannya mendukung Kopdes Merah Putih dan MBG di seluruh daerah. Kosgoro 1957, yang berakar sebagai koperasi pendukung perekonomian kerakyatan, akan berperan aktif dalam pendampingan, pelatihan, penyediaan SDM, dan bahan baku untuk program-program tersebut.
Hal ini disampaikan dalam Musda III PDK Kosgoro 1957 Provinsi Papua, yang dihadiri Ketua DPRP Papua Denny Henrry Bonai dan Forkopimda Papua di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu, (19/7) pekan kemarin.
“Program Kopdes Merah Putih, diinisiasi Presiden Prabowo, merupakan program jangka panjang yang membutuhkan kepastian dan keberlanjutan untuk membangun SDM dan kesejahteraan masyarakat. Kosgoro berkomitmen untuk memberikan pelatihan di daerah dan mendorong peran serta pengurus di seluruh wilayah,”Katanya.
Dave Akbarshah Fikarnodi Laksono berharap Ketua PDK Kosgoro 1957 Papua, Robert LN Awi, dapat melanjutkan program dengan baik, mengembangkan Kosgoro 1957 Papua hingga tingkat distrik, dan mendukung program pusat seperti yang tertuang dalam MoU untuk Kopdes Merah Putih dan MBG.
Robert LN Awi menyatakan kesiapannya menjalankan program-program pusat dan mengembangkan Kosgoro 1957 Papua hingga tingkat distrik. Tantangan utama Kosgoro 1957 Papua adalah mengembangkan minat masyarakat untuk bergabung dan mengaktualisasikan visi-misi organisasi. Kendala utama meliputi Sumber Daya Manusia (SDM) dan aksesibilitas. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…