Sementara itu, selama lima hari (22-26/12) berada di teras Kantor Gubernur demi mendapatkan kepastian. John mengaku tidak ada yang melarang keberadaan mereka di sana.
“Terkait keberadaan kami di Kantor Gubernur, sudah kami laporkan ke pihak Polresta Jayapura Kota. Kami ada di sini agar masalah ini cepat selesai, jika pemerintah tidak cepat ambil langkah lantas bagaimana dengan nasib anak anak ini,” ungkapnya.
Pihaknya berharap masalah ini segera diselesaikan pemerintah Papua, karena bicara soal pendidikan adalah investasi untuk masa depan bukan untuk hari ini. (*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyebutkan baru saja dilakukan penyaluran bantuan dari pemerintah…
Kapolres menjelaskan bahwa kasus itu berawal saat korban dibonceng oleh pamannya dengan menggunakan sepeda motor. …
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu senilai Rp1,05 miliar di Mapolres Mimika, Mile…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Langkah ini diambil bukan sebagai upaya menciptakan benturan antarpihak, melainkan sebagai tekanan moral dan sosial…