

AKBP Leonardo Yoga (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Warga yang ada di Jalan Natuna Kelurahan Karang Indah Merauke, nyaris bentrok akibat seorang anak di bawah umur yang terkena anak panah pada Minggu (10/5) sekira pukul 10.00 WIT. Untungnya, personel Polres Merauke dibackup Brimob segera mengatasi dengan meredam emosi warga yang telanjur tersulut dengan informasi yang simpang siur.
‘’Setelah kita pelajari dan analisa secepat mungkin, anggota yang datang di TKP dipimpin Kabag Ops bersama Pawas dan anggota piket langsung meredam emosi massa,’’ katanya.
Kapolres menjelaskan bahwa kasus itu berawal saat korban dibonceng oleh pamannya dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku MN yang dalam pengaruh minuman keras dan memiliki dendam pribadi saat melihat paman korban dengan sepeda motor tersebut langsung melepaskan anak panah. Namun anak panah tersebut justru mengenai korban. ‘’Korban langsung ditangani secara medis,’’’ katanya.
Namun yang membuat massa emosi dan hendak melakukan anarkis, ungkap Kapolres, karena adanya informasi anak yang kena anak panah tersebut meninggal dunia.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …