Categories: FEATURES

Melihat dari Dekat Suasana Sekolah Rakyat di Kota Jayapura

Tak Hanya Pendidikan Formal Tapi Juga Soal Kemandirian, Kepemimpinan dan Karakter

Demi memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM dan terwujudnya generasi emas 2045, pemerintah ciptakan sekolah yang membuat siswa nyaman dalam belajar. Semua biayanya juga ditanggung pemerintah.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Jika menilik sejarah Sekolah Rakyat seperti yang sedang digalakkan pemerintah saat ini sejatinya di era penajahan dulu sudah ada yang namanya Sekolah Rakyat. Hanya ketika itu tidak semua bisa mengenyam pendidikan disitu. Hanya kalangan elit dan terpelajar saja yang bisa diakomodir.

Jaman dulu, Sekolah Rakyat adalah sebuah perjuangan yang dirintis oleh para pejuang-pejuang bangsa Indonesia di masa penjajahan. Sekolah Rakyat bertujuan untuk mencerdaskan semua rakyat Indonesia selama masa penjajahan. Sekolah Rakyat merupakan lembaga pelopor pendidikan gratis di Indonesia.

Sekolah Rakyat juga merupakan inkubasi bagi rakyat untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi. Sekolah itu lantas digunakan secara resmi dari tahun 1941 hingga 13 Maret 1946 selama masa penjajahan Jepang. Setelah kemerdekaan, Sekolah Rakyat berubah menjadi Sekolah Dasar pada tanggal 13 Maret 1946.

Sekolah ini merupakan salah satu tonggak sejarah pendidikan di Indonesia. Pada masa itu, sekolah dasar dikenal dengan sebutan Sekolah Rakyat (SR). Sekolah Rakyat di buka di seluruh Indonesia dan diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan tingkat literasi dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Sekolah Rakyat juga di berikan beasiswa kepada siswa yang kurang mampu untuk memfasilitasi akses pendidikan bagi semua kalangan. Sekolah Dasar pertama kali dibuka pada zaman penjajahan Belanda pada tahun 1892 di kota Bandung, Jawa Barat. Sekolah tersebut diberi nama Sekolah Rakyat (SR).

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Persiker Keerom Bergabung dengan Juara Sulteng

Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…

2 hours ago

Cerita Bima Ragil Saat Kembali ke Jombang Usai Bela Persipura

Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…

3 hours ago

BGN Nabire Optimalkan Pelayanan 3B di Triwulan II 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…

4 hours ago

Dari Kopra hingga Udang Laut, Sarmi Diproyeksi Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…

5 hours ago

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

6 hours ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

7 hours ago