Categories: MERAUKE

Sejumlah Titik di Ibu Kota Mappi Terendam

MERAUKE – Intentitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari belakangan membuat banjir terjadi di sejumlah titik di Kepi, ibukota Kabupaten Mappi-Papua Selatan. Tak terkecuali Bandara Kepi.

Kabandara Kepi George Tio saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya membenarkan hal tersebut. Banjir kata George Tio mulai terjadi pada tanggal 8 Juli 2025 lalu. ‘’Banjir yang menggenangi landasan mulai terjadi pada 8 Juli 2025. Saat itu, landasan yang terdampak baru sekitar 100 meter,’’ kata George Tio dihubungi, Selasa (22/7) .

Namun karena hujan terus mengguyur Kabupaten Mappi, sehingga landasan yang tergenang banjir tersebut terus bertambah. Dampak paling besar, kata dia, sejak hujan salama 2 hari tanpa henti yakni pada Sabtu dan MInggu (20/7). Akibatnya, panjang landasan yang terendam banjir sekitar 6000 meter.

‘’Jadi sejak hari Minggu 20 Juli kemarin, kita hentikan penerbangan untuk jenis pesawat TR. Karena untuk pesawat jenis TR tersebut membutuhkan landasan yang cukup Panjang minimal 1.100 meter,’’ katanya.

George Tio menjelaskan, penutupan bandara ini hanya berlaku untuk pesawat jenis TR. Sementara untuk pesawat jenis Karapan tetap bisa masuk Bandara Kepi di Kabupaten Mappi. ‘’Kemarin sebelum hujan selama 2 hari tanpa henti itu kita membuat tanggul dan air sempat berkurang. Tapi, karena 2 hari itu hujan terus menerus banjir tidak bisa kita kendalikan,’’ katanya.

George Tio mengaku dengan cuaca yang cerah selama 2 hari terakhir ini pihaknya akan mencoba melanjutkan pembuatan tanggul yang sempat terhenti karena hujan terus menerus sebelumnya selama 2 hari. Namun begitu, hingga Selasa kemarin, pihak Bandara Kepi belum membuat penerbangan untuk jenis pesawat TR tersebut.

Dia menambahkan, sesuai pertemuan dengan bupati Mappi bahwa banjir ini terjadi 22 tahun yang lalu. ‘’Dari pertemuan kami dengan pak bupati tadi sampaikan bahwa banjir ini terjadi 22 tahun lalu,’’ katanya.

Banjir terparah terjadi di Pelabuhan Kepi. Puluhan rumah warga terendam banjir. Bahkan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Mappi yang berada di sekitar Pelabuhan Kepi tersebut tidak luput dari banjir.

Tak hanya itu, SD, MI dan SMP Marif Nurul Huda Kepi juga kena banjir parah. Dari tangkapan layar video facebook yang dibagikan Shafeena Arrasya, tampak banjir yang masuk ke ruang kelas sekolah itu setinggi dada orang dewasa. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Statistik Berpihak ke Spanyol

Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…

13 hours ago

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

2 days ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

2 days ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

2 days ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

2 days ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

2 days ago