Di tempat yang sama, Sinta salah seorang Guru di Sekolah Rakyat Kamkey, Abepura mengatakan pihak sekolah mengawali kegiatan dengan pembelajaran kemandirian. Kemudian melatih aspek kepemimpinan, agar para siswa mampu hidup bersama di asrama.
“Mereka didampingi para tenaga pendidik selama pembelajaran. Karena di sini, pendidik tidak hanya mengajar, tapi memiliki kewajiban sosial untuk menumbuhkan empati,” kata Sintia.
Lebih lanjut Sinta menjelaskan, untuk fasilitas yang disediakan, mulai dari tempat tidur yang nyaman dan lengkap. Sedangkan kurikulum Sekolah Rakyat bukan sekadar berbasis boarding school. Tapi juga berfokus mengedepankan empati, menumbuhkan cinta dan kecakapan hidup yang baik.
“Kami membuat anak-anak senyaman mungkin berada di sini, merasa bahwa guru di sini adalah orang tua kedua mereka. Kami ajarkan saling merangkul, serta kami memberikan kasih sayang untuk memenuhi lumbung cintanya,” tungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Para anggota Paskibraka yang dipercaya mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…