Di tempat yang sama, Sinta salah seorang Guru di Sekolah Rakyat Kamkey, Abepura mengatakan pihak sekolah mengawali kegiatan dengan pembelajaran kemandirian. Kemudian melatih aspek kepemimpinan, agar para siswa mampu hidup bersama di asrama.
“Mereka didampingi para tenaga pendidik selama pembelajaran. Karena di sini, pendidik tidak hanya mengajar, tapi memiliki kewajiban sosial untuk menumbuhkan empati,” kata Sintia.
Lebih lanjut Sinta menjelaskan, untuk fasilitas yang disediakan, mulai dari tempat tidur yang nyaman dan lengkap. Sedangkan kurikulum Sekolah Rakyat bukan sekadar berbasis boarding school. Tapi juga berfokus mengedepankan empati, menumbuhkan cinta dan kecakapan hidup yang baik.
“Kami membuat anak-anak senyaman mungkin berada di sini, merasa bahwa guru di sini adalah orang tua kedua mereka. Kami ajarkan saling merangkul, serta kami memberikan kasih sayang untuk memenuhi lumbung cintanya,” tungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Dengan mengusung tema “Papua Bicara Masa Depan Bukan Konflik Masa Lalu”, KMP3R berupaya mengubah…
Langkah audit ini dilakukan sebagai respons terhadap makin tingginya tantangan perlindungan data pribadi di…
Dalam amanatnya Rustan Saru mengatakan peringatan tahunan ini dipandang bukan sekadar agenda rutin kenegaraan,…
Pemerintah Provinsi Papua meraih dua apresiasi dalam program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II…
Kepada Cenderawasih Pos, Wakil Rektor IV Uncen, Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum., menegaskan…