

Pemukiman warga di kawasan Konya di belakang RSUP Jayapura yang masih terendam banjir, hingga Rabu (9/7) kemarin. (foto:Jimi/Cepos)
Mengunjungi Pemukiman Konya yang Masih Langganan Terendam Banjir
Hujan deras yang terjadi Selasa (8/7) kembali menyebabkan banjir dan luapan sampah di jalanan. Kondisi ini juga terjadi di perumahan Organda, termasuk di pemukiman Konya yang selama ini jadi langganan banjir.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Banjir merendam sebagian rumah di Kampung Konya, Distrik Abepura, mulai Selasa (8/7) dini hari. Bahkan hingga Rabu (9/7) sore masih tergenang. Sejumlah warga kesulitan beraktivitas hingga harus tetap diam di dalam rumah.
Pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, banjir menggenangi hampir seluruh area kampung. Beberapa warga terlihat harus menembus genangan banjir dengan susah payah. Mereka ada yang rela basah-basahan dengan berjalan kaki dan ada juga yang terdiam di dalam rumah pengungsian.
Terlihat beberapa warga sedang membersihkan sampah di rumahnya yang terbawa genangan banjir. Ada juga yang terpaksa memanfaatkan air banjir yang kecoklatan bercampur lumpur tersebut untuk mencuci motor yang terkena lumpur.
Kawasan Konya ini memang menjadi tempat luapan banjir mulai dari kawasan Padang Bulan, yang masuk lewat drainase depan Perumahan Organda, Lembah Emereuw dan bermuara di kawasan resapan Konya.
Berkurangnya kawasan resapan Konya akibat penimbunan untuk pembangunan RSUP Jayapura ini, membuat genangan air cepat naik. Hanya hujan deras semalam saja, air langsung meluap dan mengenangi pemukiman warga, baik di Organda maupun di Konya yang tepat di belakang RSUP Jayapura.
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…