

Benhur Tomi Mano (BTM) saat berfoto di depan massa pendukungnya di Pantai Cibery, Kampung Engros, Selasa (29/7). Tak ada persiapan khusus jelang debat kandidat pada hari ini (Rabu,30/7) (foto:ISTIMEWA)
JAYAPURA-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK), menyatakan kesiapan dan optimisme mereka menjelang debat kandidat yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua.
Debat tersebut dijadwalkan berlangsung di Kantor KPU Papua, sebagai salah satu tahapan penting menuju Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua pada 6 Agustus 2025.
Juru Bicara BTM-CK, Marshel Morin, menegaskan bahwa pasangan calon nomor urut 1 sangat percaya diri menghadapi debat publik. “Pak BTM dan Pak CK tetap optimis, semua karena pertolongan Tuhan,” ujarnya, Selasa (29/7)
Morin menyebut bahwa tidak ada persiapan khusus yang dilakukan menjelang debat. Seperti biasa, BTM dan tim mengawali hari dengan doa bersama yang rutin dilakukan di kediaman Benhur Tomi Mano.
“Persiapan kami seperti biasa, tidak ada yang istimewa. Doa bersama di rumah Pak BTM tetap menjadi bagian dari rutinitas. Kami percaya kekuatan spiritual adalah fondasi penting dalam memimpin,” tutur Morin.
Meski tidak melakukan simulasi khusus, tim BTM-CK tetap melakukan diskusi internal. Fokus utama pembahasan adalah penyerapan aspirasi yang diterima selama masa kampanye di wilayah adat Tabi dan Saireri.
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…