

Wamenkes, Benjamin Paulus Octavianus saat bersalaman dengan Gubernur Papua, Matius D Fakhiri di sela Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi Penyakit Menular di tanah Papua, Selasa (28/4). (Foto: Humas Pemprov)
JAYAPURA-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia, khususnya malaria, tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, dan kusta.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi Penyakit Menular di tanah Papua, Selasa (28/4). Ia mengungkapkan, lebih dari 90 persen kasus malaria nasional berasal dari Papua. Kondisi ini dinilai sebagai tantangan serius dalam upaya pengendalian penyakit di tingkat nasional.
“Berdasarkan laporan, kasus malaria di Papua lebih dari 90 persen. Seluruh wilayah Indonesia lainnya tidak sampai 10 persen. Untuk itu, saya memilih segera ke Papua, ayo kita bereskan malaria bersama-sama,” ujarnya.
Selain malaria, ia juga menyoroti tingginya kasus tuberkulosis dan HIV/AIDS di Papua. Menurutnya, angka kasus tersebut tidak sebanding dengan jumlah penduduk Papua yang sekitar lima juta jiwa.
“Kasus TB nasional, 4 persen ada di Papua. Ini tinggi sekali. Kemudian HIV/AIDS juga 12 persen berasal dari Papua. Ini amat sangat tinggi untuk ukuran penduduk 5 juta,” katanya.
Benjamin menegaskan, penanganan penyakit menular di Papua harus dilakukan secara serius, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti kasus kusta di Kota Jayapura yang masuk dalam lima wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia.
Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit…
-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa usaha ikan assar milik masyarakat akan menjadi salah…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura…