

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey usai meresmikan SMK Karya Gemilang, Holtekamp, Distrik Muara Tami, Selasa (27/2) kemarin. (Ceposonline.com/HANS PALEN)
Ketua DPRP: Jika Terjadi Praktek Nepotisme DPRP Akan Bentuk Tim Memanggil Pihak Terkait
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura akan mengumumkan kembali hasil tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk pengangkatan tenaga honorer yang sempat bermasalah sebelumnya.
“Karena kemarin ada Pemilu sehingga kita tunda pengumumannya,” ucap Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey ketika menjawab pertanyaan Ceposonline.com usai ditemui di Holtekamp, Selasa (27/2) kemarin.
Kata Frans Pekey, proses pelaksanaan Pemilu sudah selesai dan kemungkinan dalam waktu dekat sudah diumumkan kembali hasilnya.
“Proses validasi data honorer ini yang sedang kita jalankan secara internal dengan pimpinan OPD dulu,” jelasnya.
Ditanya soal kelanjutan pengusulan untuk pengangkatan seluruh tenaga honorer di Kota Jayapura, Frans Pekey menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan semuanya kepada Kemenpan RB.
“Sekarang kita menunggu kebijakan dari Kemenpan RB, harapan kita semua tenaga honorer kita ini bisa diangkat menjadi tenaga non ASN,” tutup Frans Pekey.
Sekadar diketahui, pada 14 Desember 2023 lalu Pemkot Jayapura telah mengumumkan hasil verifikasi dan validasi (Verval) Tenaga Honorer (THK-II) dan Tenaga Kontrak Formasi Tahun 2021 adalah sebanyak 1.200 orang. Dimana alokasi formasi CASN sebanyak 836 orang dan alokasi formasi CPPPK 192 orang.
Namun karena banyaknya aksi protes dari masyarakat Port Numbay membuat Pemkot Jayapura memverifasi ulang nama-nama yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi CASN.
Page: 1 2
Kata Abisai, kebijakan tersebut diterbitkan guna menjaga stabilitas keamanan, ketentraman, ketertiban, serta kenyamanan umat Muslim…
Plt Kepala BPBD, Damkar dan Satpol PP Romadhon menyatakan Longsor menutup jalan provinsi yang menghubungkan…
Kata Pugu, jika bandara terus ditutup tentu masyarakat setempat yang akan mengalami betul dampaknya seperti…
Namun begitu, lanjut Irwanto Sawal, tidak semua masjid yang ada di Kota Merauke ditempatkan pengamanan…
Dosen Pascasarjana Magister Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak, Anthon Raharusun, menilai kebijakan tersebut…
Tidak adanya calon pesaing lain menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan Piter dianggap mampu menjaga soliditas…