Categories: BERITA UTAMA

Polisi Selalu Siap Bila KPK Butuh Bantuan

JAYAPURA – Pasca penetapan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka kasus gratifikasi, situasi kamtibmas khususnya Kota Jayapura terbilang masih aman dan kondusif. Begitu juga dengan situasi setelah pemanggilan kedua yang dilakukan pada Senin kemarin. Situasi di Papua terbilang aman. 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal tak menampik hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa aktivitas masyarakat di Kota Jayapura masih berjalan sebagaimana mestinya.

Kegiatan perkantoran maupun bisnis masih bergerak seperti biasa. Namun untuk menebalkan system pengamanan di daerah Polda Papua meminta dukungan personel  dari Mabes Polri dan sebanyak 3 satuan setingkat kompi (SKK) Brimob kini telah tiba di Jayapura untuk selanjutnya akan menempati pos – pos yang ditentukan. Pihak kepolisian juga telah disiagakan untuk mengantisipasi jika ada perubahan situasi secara cepat.

“Kami dari Kepolisian selalu siaga anggota untuk mengantisipasi jika perubahan situasi terjadi, namun kami harap bahwa situasi yang aman dan kondusif ini tetap kita jaga. Saya yakin masyarakat juga bahagia jika situasi ini tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Kamal saat ditemui di Jayapura, Selasa (27/9). Namun disisi lain, Kombes Kamal mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa ada proses penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK dipastikan akan berdampak pada psikologi massa pendukung.

Oleh karena itu pihaknya siap untuk membantu apa yang diminta oleh KPK dalam hal pengamanan apabila ternyata dilakukan penjemputan paksa. “Kami selalu siap bila KPK meminta bantuan. Namun kami Kepolisian memiliki tugas pokok yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” jelas Kamal.

Bentuk koordinasi dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat termasuk pihak TNI juga  dilakukan dan terkait pengamanan, kata Kamal, Polda Papua telah dibackup sebanyak 3 SSK anggota dari Sulawesi Utara dan Ambon.

Personel  Brimob ini telah tiba sejak 7 hari lalu atau pada 20 September lalu. Ini  untuk memberikan perkuatan kepada Polda Papua. “Kehadiran Brimob Nusantara itu untuk memperkuat Polda Papua agar masyarakat semakin yakin kehadiran Brimob dapat menjaga Kamtibmas dan bukan untuk menakut-nakuti,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, Polda Papua tidak ingin kecolongan dan berupaya untuk bagaimana memberikan rasa aman kepada siapapun apakah itu masyarakat pendatang, massa pendukung Gubernur Papua atau masyarakat yang sedang beraktifitas. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada siapa pun, karena seluruh masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan rasa yang aman dan nyaman di tanah Papua,” tutup Kamal. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

4 minutes ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

34 minutes ago

Enggan Jauh dari Laut, Menanti Bantuan untuk Bangun Kembali Rumah dan Kos

  Cukup banyak warga korban kebakaran yang  menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…

1 hour ago

Polisi Tangkap Satu Pelaku Kasus Panah Wayer di Mimika

​Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…

2 hours ago

Fakta Baru Syarat Pendidikan Gibran

Merespon terkait dengan putusan MK tersebut ​Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…

2 hours ago

Kecelakaan Kerja di Hiripau, Seorang Pria Tewas Mengenaskan

Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…

3 hours ago