Categories: BERITA UTAMA

PSU Papua di Tengah Hilangnya Rp 291 Miliar

JAYAPURA – Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat. Berdasarkan keterangan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua,  Alexander Koostan Y Kapisa, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua terdampak efisiensi anggaran setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Dari postur APBD sebesar Rp 2,7 triliun, terpangkas Rp 291 miliar akibat efisiensi. Untuk itu, Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong meminta pelaksanaan PSU Pilkada Papua harus dilakukan secara efisien. Pihaknya pun mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya telah berkoordinasi dengan KPU terkait penggunaan anggaran secara efektif. Saya minta beberapa pos anggaran dikurangi untuk menekan biaya penyelenggaraan,” kata Ramses kepada wartawan, Selasa (25/2).

Menurut Gubernur Ramses, PSU harus dilaksanakan seefektif mungkin agar tidak ada pemborosan anggaran. Oleh sebab itu, diperlukan rasionalisasi untuk penyelenggaraan PSU Pilkada Papua.

“Harus dibuat seefektif mungkin, jadi anggaran yang tidak perlu di KPU harus diefisiensi. Mungkin anggarannya harus kita pangkas minimal setengahnya dari anggaran sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu langkah efisiensi yang dilakukan adalah dengan menggelar debat kandidat di Jayapura. Tanpa perlu dilakukan di luar, sebab penyelenggaraan di luar daerah akan membutuhkan biaya lebih besar.

“Kalau ada debat kandidat lagi, buat saja di Jayapura, libatkan media yang ada serta live streaming di Youtube. Toh masyarakat juga banyak yang mengakses live streaming,” ujarnya. Gubernur Ramses mengaku akan melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rasionalisasi anggaran ini.

“Kami masih menunggu kepastian besaran anggaran PSU dari KPU, nanti akan kami koreksi dan bahas lebih lanjut,” ujarnya.

Selain soal anggaran, Ramses menegaskan,  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Papua akan segera mengadakan rapat. Pertemuan ini untuk membahas langkah-langkah yang perlu diambil dari sisi keamanan selama PSU berlangsung.

Ia juga meminta semua pihak menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan harus bekerja sesuai aturan yang berlaku.

“Khusus untuk masyarakat, tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Papua. Gunakan hak pilih dengan bijak dalam menentukan pemimpin Papua lima tahun ke depan,” imbuhnya.

“Mari kita dukung putusan MK, itulah jalan terbaik. Harapannya, hasil PSU nanti adalah final, dan Agustus sudah ada gubernur definitif tidak perlu diulang seperti sekarang,” sambungnya. Selain itu, Ramses mengingatkan KPU sebagai penyelenggara melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga hal-hal seperti kemarin tidak perlu terjadi. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 hour ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

3 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

4 hours ago

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

1 day ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

1 day ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

1 day ago