Categories: BERITA UTAMA

Diduga Palsukan Dokumen, Seorang Pria Ditangkap  di Dalam Kantor

JAYAPURA – Kecurigaan petugas Imigrasi Kelas I Jayapura terhadap gerak gerik seorang pria berinisial ML yang tengah melakukan pembuatan kartu pelintas batas RI – PNG di Kantor Imigrasi Jayapura membuat ML langsung diamankan.

Ini lantaran selama ini pihak imigrasi mencurigai ada pihak yang memang dengan sengaja membuat dokumen palsu untuk kepentingan warga yang keluar masuk ke PNG. Saat itu juga  keberadaan ML langsung dikonfirmasi kepada lima warga PNG yang telah lebih dulu diamankan dan   ada pengakuan mendapatkan kartu dari ML.

Tanpa menunggu lama, instansi lain yakni Satrol Jayapura dan Polres Jayapura langsung dihadirkan.  Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura, Mohammad Akmal menjelaskan bahwa sejak pengungkapan penyelundupan pinang oleh tim Satrol  disitu ada temuan bahwa salah satu pelaku yang tertangkap menggunakan identitas pelintas batas palsu.

“Awalnya kami tidak tahu jika ML yang buat namun petugas curiga dan memotret ML kemudian  menanyakan ke warga PNG yang masih kami amankan kemudian disitu diakui bahwa mereka mengenal ML dan pernah dapat kartu dari dia,” jelas Mohammad Akmal di ruang kerjanya, Rabu (24/4).

Setelah diperdalam akhirnya ML juga mengaku bahwa dirinya mendapat bayaran sekitar 30 kina untuk satu kartu.

“Jadi dari penangkapan pinang itu kami terus telusuri ternyata kami malah menemukan yang bersangkutan di kantor Imigrasi dan sedang mengurus kartu pelintas batas untuk keluarganya,” bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

12 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

13 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

13 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

14 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

14 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

15 hours ago