Categories: BERITA UTAMA

MRP Tolak Proyek Perusak Hutan Papua

Selain itu, MRP memiliki sejumlah tugas strategis, di antaranya memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, calon anggota DPR RI jalur pengangkatan, serta rancangan regulasi berupa Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) dan Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi).

“Intinya tugas MRP adalah menjaga Tanah Papua dan menjaga orang Papua rambut keriting, kulit hitam. Kantor ini selalu terbuka untuk menerima aspirasi masyarakat,” tegas Nerlince.

Terkait kondisi di Provinsi Papua, ia menyebut hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari masyarakat mengenai konflik pengelolaan hutan yang signifikan.

Namun, diskusi informal dengan masyarakat adat dari Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap masuknya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kelemahan internal masyarakat adat.

“Sering kali masyarakat adat dipecah. Ada yang pro, ada yang kontra. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pengusaha untuk masuk dan mengambil hasil hutan, seperti yang terjadi di Keerom,” ungkapnya.

Untuk merespons situasi tersebut, Nerlince berencana menggelar kegiatan penguatan kapasitas lembaga adat dalam waktu dekat.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman tokoh adat mengenai tugas dan tanggung jawab mereka, sekaligus menghimpun data terkait aktivitas penebangan maupun penambangan di wilayah adat Papua.

“Kita hari ini belum punya data yang lengkap soal di wilayah mana saja terdapat aktivitas penambangan atau penebangan. Padahal salah satu tugas MRP adalah memberikan pertimbangan dan persetujuan dalam bentuk rekomendasi kepada investor yang akan masuk ke Tanah Papua,” jelasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum MasukPerubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

14 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

15 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

16 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

16 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

17 hours ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

17 hours ago