

Dr. John Agustinus, SE., MM (Foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Dosen Ekonomi kampus STIE Port Numbay Jayapura Dr. John Agustinus, SE., MM menilai pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua pada tahun 2026 mendatang akan diproyeksikan tumbuh lebih baik dengan inflasi terkendali di kisaran 2,5 persen.
Pertumbuhan tersebut didorong dari sinergi lintas sektor, pengembangan potensi unggulan (kelautan, pariwisata), dan fokus infrastruktur.
Sementara itu, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026 diproyeksikan Rp 2,03 triliun dengan defisit Rp 239,1 miliar, menekankan efisiensi belanja dan kemandirian fiskal.
Hal ini ia sampaikan ketika melihat kilas balik capaian eknomi Provinsi Papua pada Tahun 2025 dapat dilihat terdapat capaian stabilitas dan peningkatan dengan pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Triwulan III-2025 tumbuh 3,89% (y-on-y), didorong sektor administrasi pemerintahan (7,50%) dan konstruksi (19%).
“Realisasi anggaran mencapai 78% pada November 2025. Proyeksi ekonomi Papua 2025 berkisar 3,50%-4,50%, dengan populasi mencapai 1,07 juta jiwa,” jelasnya.
Maka, dapat diprediksi Ekonomi Provinsi Papua tahun 2026 diproyeksikan tumbuh lebih baik dengan inflasi terkendali di kisaran 2,5, didorong sinergi lintas sektor, pengembangan potensi unggulan (kelautan, pariwisata), dan fokus infrastruktur.
Ungkapnya Indikator-indikator penting perkiraan ekonomi Provinsi Papua tahun 2026 sebagai berikut; Pertumbuhan dan Inflasi, kemudian diperkuat juga dengan pendapat Bank Indonesia yang memproyeksikan ekonomi Provinsi Papua akan lebih tangguh pada Tahun 2026.
Ini didukung oleh pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan penguatan ekonomi kerakyatan. “Inflasi diperkirakan tetap terkendali dalam sasaran nasional. APBD dan Fiskal dimana APBD Provinsi Papua untuk tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp 2,03 triliun,” prediksinya berdasarkan uraian diatas.
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…