

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, (foto:Karel/Cepos.)
JAYAPURA–Penolakan terhadap wacana pembukaan lahan kelapa sawit di Tanah Papua terus menguat. Kali ini, sikap tegas datang dari Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, yang secara terbuka menolak rencana Presiden RI Prabowo Subianto terkait perluasan perkebunan sawit di Papua.
Komarudin menegaskan, wacana tersebut tidak relevan dengan kondisi ekologis dan sosial Papua, serta berpotensi menimbulkan bencana lingkungan dan penderitaan jangka panjang bagi masyarakat adat.
Penolakan itu, kata dia, telah disampaikannya langsung saat pertemuan dengan sejumlah kepala daerah asal Papua di Jakarta.
“Kita baru saja menyaksikan bencana alam di Aceh dan Sumatera. Salah satu penyebab utamanya adalah kerusakan hutan akibat pembukaan lahan, termasuk untuk perkebunan sawit,” ujar Komarudin, usai penutupan Konferda dan Konfercab PDIP Papua, Sabtu (20/12).
Ia mengingatkan bahwa Presiden RI sebelumnya secara tegas melarang penebangan pohon saat meninjau bencana di Aceh. Menurutnya, prinsip itu seharusnya berlaku juga di Papua. “Kalau di Aceh dan Sumatera tidak boleh tebang pohon, maka Papua juga tidak boleh lagi ditebang. Papua bukan tempat uji coba proyek-proyek yang merusak,” tegasnya.
Komarudin menyebut pohon kelapa sawit sebagai tanaman yang egois karena tidak dapat hidup berdampingan dengan vegetasi lain dan sangat rawan memicu longsor serta kerusakan ekosistem.”Lihat saja perkebunan sawit, isinya hanya sawit semua. Ini sangat berbahaya bagi keseimbangan alam,” katanya.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…
Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…
Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…
Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…