Categories: BERITA UTAMA

Tak Tertangani Rumah Sakit, Ibu Hamil Meninggal Bersama sang Bayi

Sementara Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes, menceritakan kronologi lengkap penanganan Irene. “Pasien tersebut datang ke RSUD Yowari pada Minggu (16/11) sekitar pukul 15.00 WIT. Setelah pemeriksaan awal, dan berdasarkan pernyataan dari dokter bahwa pasien memerlukan tindakan operasi. Namun, pasien menolak dan memilih untuk melahirkan secara normal,” katanya saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (20/11).

Pasien kemudian diperiksa di IGD Ponek dan dipindahkan ke ruang tindakan untuk observasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa bayi di dalam kandungan pasien cukup besar, melebihi berat badan bayi pada umumnya. Sementara pasien saat itu sudah dalam tahap persiapan melahirkan, pembukaan lima. Pada pukul 22.10 WIT, pasien mencapai pembukaan lengkap dan ubun-ubun kepala bayi telah terlihat.

Tenaga medis terus melakukan penanganan sambil berkoordinasi melalui telepon dengan dokter spesialis kebidanan yang sedang berada di luar Papua.

“Hingga pukul 23.00 WIT, bayi belum dapat dilahirkan karena ukuran yang melebihi berat normal. Detak jantung bayi turun dari 160 denyut menjadi 119 denyut per menit. Melalui konsultasi lanjutan, dokter memutuskan bahwa pasien harus segera dioperasi,” beber Matyen.

Petugas RSUD Yowari kemudian menghubungi RS Dian Harapan untuk rujukan, namun mendapat informasi bahwa ruang perawatan BPJS kelas 3 penuh dan dokter anestesi tidak tersedia. Pasien lalu dibawa ke RSUD Abepura, tetapi ditolak karena ruang OK (Kamar Operasi) sedang direnovasi.

Rujukan dilanjutkan ke RS Bhayangkara. Namun, menurut pihak RSUD Yowari, rumah sakit tersebut meminta pasien masuk ke ruang VIP dengan biaya Rp3 juta- Rp 4 juta, dan mewajibkan penyelesaian administrasi sebelum ditangani. Permohonan keluarga agar pasien ditangani terlebih dahulu tidak dapat dipenuhi pihak rumah sakit, sehingga pasien diarahkan ke RSUD Dok II Jayapura.

Page: 1 2 3 4 5 6

Juna Cepos

Recent Posts

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta BabiPangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

15 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

16 hours ago

Prabowo Instruksikan Siswa Belajar Bahasa Prancis

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal akan memasukkan bahasa Portugis…

17 hours ago

Prabowo Didesak Hentikan Pelibatan TNI di Konflik Tanah Adat

Menurut Teddy, pihaknya menerima laporan bahwa pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar 10 aparat militer…

18 hours ago

Lowongan 8.000 Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini

Gus Ipul yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya…

19 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

20 hours ago