”Ada dua hal yang saya lihat dalam buku ini. Pertama, sedang memberikan informasi bahwa masih ada jembatan komunikasi yang terputus antarmasyarakat di satu pihak dan TNI-Polri di pihak yang lain. Kedua, mencari pola pemodelan tentang rekrutmen polisi OAP ke depan,” ungkapnya.
Di buku ini juga kata Prof Sokoy, memberi inspirasi kepada kita untuk segera mencari pemodelannya. Sarena sesungguhnya, polisi adalah masyarakat yang diberi tanggung jawab untuk memberikan rasa aman.
”Bagaimana merekrut kembali Polisi OAP yang karakternya kita ambil dari masyarakat itu sendiri,” ujarnya. Sekadar diketahui, tim dalam buku ini adalah Frits Ramandey, Melchior Weruin dan Muhammad Herdika. Dengan editor adalah Stanley Adi Presetyo. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengatakan, sejak awal menjabat dirinya langsung…
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Komisi D DPR Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, menegaskan bahwa…
Dalam acara pelantikan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, MRP, TNI-POLRI para…
Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Laut (Polsek KPL) Jayapura mengamankan seorang pria berinisial KB (19) yang…
Denny mengatakan, potensi rumput laut di Sarawandori sangat besar karena memiliki varietas yang mampu tumbuh…
Sejumlah pencaker saat hadir di Job Fair Jayapura hari kedua di PTC Entrop, Kamis (27/8).…