Anggota Polsek Jayapura Utara saat meminta keterangan pelajar SMK yang menjadi korban begal pria bertopeng di Pasir III, Distrik Jayapura Utara, Kamis (20/1). (FOTO: Polsek Jayapura Utara for Cepos)
Jahja Rumra: Para Pelaku Masih Bersembunyi
JAYAPURA – Dua hari setelah menerima laporan soal terjadinya aksi begal di Pasir III Jayapura Utara, hingga kemarin Polisi masih melakukan pencarian terhadap para pelaku.
Disebutkan bahwa ada empat pelaku yang saat itu menghampiri para korban yang kemudian membawa kabur dua unit motor dan dua unit handphone milik korban bernama Ferdiansyah dan Faqih. Empat pelaku ini tak dikenali apalagi dua di antaranya menggunakan topeng sambil membawa alat tajam.
Polisi sendiri menurut Kapolsek Jayapura Utara, AKP Jahja Rumra masih melakukan penyelidikan dan penelusuran ke titik – titik yang memungkinkan didatangi oleh pelaku. Bahkan pengejaran terhadap para pelaku ini diperluas yang tidak lagi dilakukan di Pasir III tetapi sampai ke Pasir II Kelurahan Tanjung Ria, Base G dan sekitar wilayah Dok 8 Atas. Hanya saja dari penyelidikan yang dipimpin kapolsek ini belum ada tanda – tanda keberadaan pelaku.
“Dua hari ini pelaku belum kelihatan tapi tetap kami upayakan,” jelas Jahja Rumra melalui ponselnya, Jumat (21/1).
Sejatinya untuk kawasan Jayapura Utara menuju lokasi pantai di Pasir VI ini bukan kali pertama terjadi aksi begal melainkan sudah beberapa kali. Bahkan pernah ada upaya pemerkosaan yang dilakukan pria bertopeng terhadap pengunjung yang saat itu mendatangi lokasi air terjun. Sampai – sampai korban ketika itu trauma. Namun untungnya ketika itu korban melakukan perlawanan dan pelaku hanya melukai korban. Kuat dugaan jika para pelaku ini merupakan orang yang sama untuk kasus serupa (begal).
Kapolsek Jahja Rumra mengatakan bahwa lokasi kejadian Pasir III sejatinya bukan lokasi untuk ngumpul – ngumpul dan berswafoto.
Pasalnya jalan di lokasi tersebut belum selesai dikerjakan dan masih berupa jalan bebatuan dan cukup rawan jika digunakan untuk nongkrong. “Tapi tetap kami atensi dan berusaha mengungkap ini. Memang di sekitar lokasi itu ada titik – titik rawan dan salah satunya yang didatangi oleh kelompok anak – anak STM ini,” imbuh Jahja. (ade/nat)
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…