Categories: BERITA UTAMA

Truk Terbalik 19 Orang Tergeletak di Jalan

1-terbalik11-terbalik1
Saksi Arnold saat menceritakan kejadian kecelakaan tersebut ketika ditemui di RS Yowari

Kondisi tersebut membuat pengemudi truk kaget dan langsung melakukan pengereman. Namun, kendaraan diduga kehilangan kendali dan tergelincir ke depan. Pengemudi kemudian membanting setir ke arah pembatas jalan sehingga truk terbalik bersama penumpang yang berada di bak belakang.

“Akibat kejadian tersebut, sebanyak 19 orang penumpang mengalami luka-luka dengan berbagai kondisi, mulai dari luka lecet, luka robek, hingga benturan di kepala dan tubuh,” jelasnya. Diakui Robertus, dari 19 korban ada dua penumpang yang dilaporkan sempat tidak sadarkan diri dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Lantas. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Jayapura.

Sementara pantauan Cenderawasih Pos di RS Yowari beberapa penumpang masih dilakukan penanganan medis. Sedangkan saksi bernama Arnoldlus Klau menceritakan bahwa ia ikut kaget karena motor yang satu arah tiba-tiba mengambil jalur kanan untuk berbelok. Itu juga yang membuat sopir membanting stir untuk menghindari tabrakan. Namun sayang truk malah oleng dan terbalik.

“Kami kaget kebetulan saya duduk di depan dengan sopir dimana tiba-tiba motor memotor ke jalur kanan dimana kami disitu dan sopir langsung banting stir. Kalau tidak motor ini bisa saja terlindas,” jelas Arnold. Ia menyayangkan kenapa harus lewat median jalan yang pendek karena kalau truk lewat tiba – tiba keluar tentu kaget. “Harusnya ia putar di tempat yang lebar biar terlihat,” imbuhnya.

Arnold sendiri cukup beruntung karena hanya mengalami luka lecet. Meski begitu ia sempat melihat kepanikan penumpang lainnya karena banyak darah di jalan. Ada juga yang teriak histeris melihat keluarga mereka luka-luka. Arnold menjelaskan bahwa saat itu banyak darah karena yang meninggal kepalanya kena benturan keras dan banyak keluar darah di kepala, mulut dan telinga. Sampai rumah sakit korban dalam keadaan kritis akhirnya tidak tertolong. (ana/dil/ade)

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

1 day ago

Janji Besar Prabowo di May Day 2026

Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…

1 day ago

DPRK Jayawijaya Sidak Dinsos dan RSUD Wamena

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…

1 day ago

Proposalnya Ditolak ITS, Eh Malah Raih S3 di Berlin

Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…

1 day ago

Efisiensikan Biaya Operasional Penerbangan, Trigana Batasi Penerimaan Barang Cargo ke Wamena

Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…

1 day ago

Pemprov Papua Selatan Bentuk Forum Energi Daerah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…

1 day ago