Categories: BERITA UTAMA

Banyak Masyarakat Kecewa Putusan Pengadilan

Empat Hakim Diduga Melanggar Kode Etik

JAYAPURA – Sejak Januari hingga Agustus 2025, Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Papua telah melaporkan empat dugaan kasus pelanggaran kode etik hakim di Papua. Keempatnya dilaporkan oleh masyarakat ke KY Papua, yang kemudian diverifikasi dan dianalisis serta di telaah mengenai indikator yang masuk kategori dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) untuk diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Ini sebagaimana diungkapkan Koordinator Penghubung KY Wilayah Papua Methodius Kossay kepada Cenderawasih Pos, pada Senin (13/8).

“Ini berdasarkan informasi dari teman-teman yang memantau di lapangan termasuk menggali informasi karena banyak laporan yang muncul. proses pengawasan dari kami melihat persidangan,” ujarnya, saat di konfirmasi Cenderawasih Pos, pada Selasa (18/8).

Methodius menilai situasi dan kondisi persidangan di Indonesia secara khusus di Papua cukup banyak kasus di pengadilan yang menuai pro dan kontra. Hal itu menyebabkan masyarakat pencari keadilan merasa dirugikan atas putusan-putusan pengadilan. Maka sebelum kasus tersebut ke pengadilan, Methodius menyarankan agar masyarakat berkonsultasi dengan KY sehingga bisa dilakukan pengawasan secara langsung.

Berdasarkan inisiatif, KY juga melakukan pemantauan terhadap kasus-kasus yang menarik perhatian masyarakat. Meskipun begitu, Methodius tidak menjelaskan secara detail terkait dengan empat hakim yang telah melanggar KEPPH itu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

16 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

17 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

18 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

19 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

20 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

21 hours ago