Categories: BERITA UTAMA

Akhirnya Sang Peneror, Aske Mabel Dibekuk

Setelah itu, ia bersama rekannya, Nikson Matuan, dan barang bukti berupa empat pucuk senjata api serta ratusan butir amunisi diperlihatkan kepada awak media dalam konferensi pers di Mako Brimob Polda Papua.

“Jadi penangkapannya ini tadi subuh, semoat ada perlawanan namun berhasil dilumpuhkan,” ujar Irjen Patrige saat konferensi pers di Mako Brimob Polda Papua, di Kota Jayapura Papua, Rabu (19/2).

Kapolda Papua Brigjen Patrige Renwarin mengungkapkan bahwa Aske Mabel sebelumnya merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Polres Yalimo. Ia kabur dari satuannya setelah melakukan pencurian empat pucuk senjata api jenis AK pada 9 Juni 2024 sekitar pukul 04.00 WIT.

Setelah kabur, berbagai aksi kekerasan terjadi di wilayah tersebut, yang diduga kuat dilakukan oleh Aske bersama anggotanya. Selama dalam pelarian, Aske terlibat dalam sebelas kali aksi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan enam korban jiwa. Irjen Patrige menyebut bahwa sebelum Aske melarikan diri, kondisi keamanan di Yalimo relatif aman, namun sejak kepergiannya, situasi keamanan mulai terganggu.

“Saat ini, status Aske Mabel telah resmi sebagai disertir kepolisian. Ia telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Dinas Polri melalui sidang yang digelar pada 27 Desember 2024. Pangkat terakhirnya sebelum dipecat adalah Brigadir Dua (Bripda),” tegas Irjen Patrige.

Selain itu, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa selama menjadi buronan, Aske dan anggotanya mendapatkan tambahan amunisi kaliber 5,56 mm dari pihak lain. Dari tangan Aske, aparat mengamankan 71 butir amunisi, sementara dari Nikson Matuan ditemukan 46 butir amunisi dengan jenis yang sama.

“Saat ini, kami masih menyelidiki sumber amunisi tersebut, karena menurut pengakuan Nikson Matuan selama jadi buron, mereka mendapatkan amunisi daei orang lain,” ungkapnya.

Irjen Patrige juga membantah informasi bahwa Aske Mabel telah membentuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah melarikan diri. Hingga saat ini, Polda Papua belum mendapatkan informasi resmi terkait keberadaan kelompok yang dibentuk oleh Aske. Namun, pihaknya mengakui bahwa pasca kaburnya Aske, situasi keamanan di Yalimo menjadi terganggu.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Selalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan TraumaSelalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan Trauma

Selalu Dapat Untung Ketika Persipura Main, Tapi Saat Kericuhan Menimbulkan Trauma

Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…

1 day ago

Diminta Kerja Lebih Maksimal, Hasil Monitoring Harus Jadi Bahan Evaluasi Semua OPD

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago

Edarkan Tramadol Ribuan Butir, Seorang Pemuda Bekuk

Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…

1 day ago

Banyak Perusahaan Diduga Langgar Hak Pekerja, Disnaker Kesulitan Bertindak Karena Karyawan Tak Berani Melapor

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…

1 day ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

1 day ago

Presiden Bantu 10 Sapi Kurban, Berat di Atas 800 Kg

Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden…

1 day ago