Categories: METROPOLIS

Presiden Bantu 10 Sapi Kurban, Berat di Atas 800 Kg

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua memastikan sebanyak 10 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Provinsi Papua dan sembilan kabupaten/kota siap disalurkan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Satu ekor sapi kurban diperuntukkan bagi Provinsi Papua, sedangkan sembilan ekor lainnya disalurkan ke kabupaten dan kota di wilayah Papua. Hewan kurban tersebut nantinya akan diserahkan kepada masjid yang telah ditetapkan pemerintah daerah masing-masing.

Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden memiliki bobot di atas 800 kg. Menurutnya, sapi yang dipilih terdiri dari jenis limosin, braman, dan ongol hasil pengembangan peternak lokal Papua melalui program kawin suntik.

“Untuk kesiapan hewan kurban bantuan presiden bagi Provinsi Papua maupun kabupaten dan kota, semuanya sudah kami siapkan,” kata Irene.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini tinggal menunggu tahapan penyerahan resmi hewan kurban kepada masjid penerima manfaat di masing-masing wilayah. Menurutnya, ketentuan bantuan hewan kurban disesuaikan dengan bobot ternak yang telah ditetapkan.

Untuk hewan kurban dengan bobot di atas 800 kg, bantuan diberikan sebanyak satu ekor. Sementara apabila bobot ternak tidak mencapai ketentuan tersebut, maka akan diberikan dua ekor hewan kurban sebagai pengganti agar memenuhi standar bantuan yang telah ditetapkan.

“Bantuan hewan kurban tersebut nantinya akan diserahkan gubernur, bupati, dan wali kota kepada masjid penerima yang telah ditetapkan di masing-masing daerah,” katanya.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Papua bersama tim dari Sekretariat Presiden akan melakukan pengecekan akhir terhadap hewan kurban bantuan tersebut. Tim dari Jakarta dijadwalkan tiba di Jayapura pada 18 Mei 2026.

Selanjutnya, pada 19 Mei 2026 akan dilakukan pertemuan bersama seluruh peternak penyedia sapi kurban bantuan presiden di Kantor Gubernur Papua. Pertemuan tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Papua dan tim Sekretariat Presiden yang ditugaskan ke Papua.

Dinas Peternakan Papua memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disalurkan kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan hewan, pengambilan sampel darah, hingga seleksi ternak telah dilakukan sejak April lalu.

“Hasil pemeriksaan kesehatan seluruh hewan negatif dan layak untuk kurban,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago