

Aparat kepolisian ketika melakukan pengecekan kondisi pesawat Wings Air yang ditembak saat hendak mendarat di Bandara Nop Goliath, Yahukimo, Sabtu (18/2) lalu.(foto:Humas Polda)
JAYAPURA– pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau yang biasa disebut KKB menyatakan bertanggungjawab atas aksi penembakan dua pesawat sipil baik di Beoga maupun di Yahukimo.
“KKB di Beoga, Kabupaten Puncak melakukan aksi penembakan terhadap pesawat Asia One Air PK-LTF karena kami mendapatkan informasi bahwa pesawat sipil sering mengangkut militer pemerintah ke wilayah konflik bersenjata di Intan Jaya,” beber Jubir TPNPB, Sebby Sembom.
“TPNPB Kodap 8 menyatakan siap bertanggung jawab,” sambung Sebby. Sedangkan untuk pesawat Wings Air di Bandara Nop Goliath dikatakan dilakukan oleh KKB pimpinan Nasbak Korano. Nasbak sendiri merupakan pasukan dari Kodap III Ndugama Darakma.
“Penyerangan dan penembakan dilakukan dua arah satu di bandara dan yang satu lagi dari Kali Brasa. Disini Kodap XVI Yahukimo yang bertanggung jawab,” tegas Sebby.
Sementara itu imbas penembakan pesawat wings air di Dekai Kabupaten Yahukimo, manajemen Lion Group sementara menghentikan penerbangan ke Dekai.
Manajer Lion Group, Agung Sertya Wibowo menjelaskan, setelah kejadian Sabtu (17/2) siang lalu, pihaknya untuk sementara tidak melayani penerbangan Jayapura -Dekai.
“Kami hentikan penerbangan sementara, sambil menunggu kondisi kondusif dan sudah ada keterangan boleh terbang, maka kami akan kembali beroperasi, ” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (18/2) kemarin.
Baginya, pada saat peluru mengenai bodi pesawat, posisi pesawat akan landing dan mengangkut 36 penumpang, beruntung, pesawat berhasil mendarat dengan selamat.
Bagaimana dengan pesawat Trigana Air yang juga salah satu perusahaan penerbangan yang melayani ke Dekai, mengakui bahwa sampai saat ini pihaknya masih melayani penerbangan ke Dekai, Yahukimo.
Hal itu diungkapkan, Budi Sales Manager Trigana Air saat dikonfirmasi melalui telepon, menjelaskan bahwa Trigana masih melayani penerbangan ke Dekai.
“Kebetulan penerbangan kami kan tidak tiap hari, Seminggu 5 kali yaitu Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu, dan permintaan penumpang juga masih normal, jadi pelayanan masih kami lakukan, ” jelasnya.
Page: 1 2
Berdasarkan catatan Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, jenis kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker payudara…
"Kemendikbud telah melakukan visitasi bersama FK Uncen dan beberapa rumah sakit pengampu di Provinsi Papua…
Gubernur Fakhiri mengungkapkan, Provinsi Papua memiliki 999 kampung yang seluruhnya telah diupayakan memiliki koperasi. Namun,…
Khusus Bansos yang bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Jayapura bertugas memastikan bantuan tersebut tersalurkan…
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III…
Ketua Panitia Pembangunan, Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan kerinduan jemaat yang telah…