Categories: BERITA UTAMA

Nasbak Korano Pimpin Penembakan Pesawat di Yahukimo

JAYAPURA– pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau yang biasa disebut KKB menyatakan bertanggungjawab atas aksi penembakan dua pesawat sipil baik di Beoga maupun di Yahukimo.

“KKB di Beoga, Kabupaten Puncak melakukan aksi penembakan terhadap pesawat Asia One Air PK-LTF karena kami mendapatkan informasi bahwa pesawat sipil sering mengangkut militer pemerintah ke wilayah konflik bersenjata di Intan Jaya,” beber Jubir TPNPB, Sebby Sembom.

“TPNPB Kodap 8  menyatakan siap bertanggung jawab,” sambung Sebby.  Sedangkan untuk pesawat Wings Air di Bandara Nop Goliath dikatakan dilakukan oleh KKB pimpinan Nasbak Korano. Nasbak sendiri merupakan pasukan dari Kodap III Ndugama Darakma.

“Penyerangan dan penembakan dilakukan dua arah satu di bandara dan yang satu lagi dari Kali Brasa. Disini Kodap XVI Yahukimo yang bertanggung jawab,” tegas Sebby.

Sementara itu imbas penembakan pesawat wings air di Dekai Kabupaten Yahukimo, manajemen Lion Group sementara menghentikan penerbangan ke Dekai.

Manajer Lion Group, Agung Sertya Wibowo menjelaskan, setelah kejadian Sabtu (17/2) siang lalu, pihaknya untuk sementara tidak melayani penerbangan Jayapura -Dekai.

“Kami hentikan penerbangan sementara, sambil menunggu kondisi kondusif dan sudah ada keterangan boleh terbang, maka kami akan kembali beroperasi, ” jelasnya kepada Cenderawasih Pos,  Minggu (18/2) kemarin.

Baginya, pada saat peluru mengenai bodi pesawat, posisi pesawat akan landing dan mengangkut 36 penumpang, beruntung, pesawat berhasil mendarat dengan selamat.

Bagaimana dengan pesawat Trigana Air yang juga salah satu perusahaan penerbangan yang melayani ke Dekai,  mengakui bahwa sampai saat ini pihaknya masih melayani penerbangan ke Dekai, Yahukimo.

Hal itu diungkapkan, Budi Sales Manager Trigana Air saat dikonfirmasi melalui telepon, menjelaskan bahwa Trigana masih melayani penerbangan ke Dekai.

“Kebetulan penerbangan kami kan tidak tiap hari,  Seminggu 5 kali yaitu Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu, dan permintaan penumpang juga masih normal, jadi pelayanan masih kami lakukan, ” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Motif Pembunuhan  Anak Kandung Diduga Persoalan Internal Keluarga

Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…

2 days ago

Ada 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

​Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…

2 days ago

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…

2 days ago

Disorot DPRP, Gubernur Diminta Jelaskan Sisa Dana Cadangan

–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…

2 days ago

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua Warga Cina Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…

2 days ago

​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…

2 days ago