Iapun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rakyat Papua yang telah berpartisipasi dalam proses PSU yang meskipun pada akhirnya yang menang bukan atas kebenaran. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua KPU, Bawaslu, pihak keamanan, dan seluruh pendukung BTM-CK yang telah bekerja keras selama ini meskipun hasil yang kita peroleh tidak sesuai harapan,” tutupnya.
Ditempat terpisah, Mathius Fakhiri menyampaikan terimakasih kepada timnya. “Dari tahun 2024 hingga 2025 bagaimana memperjuangkan demokrasi di Provinsi Papua. Lalu atas dukungan keluarga besar Bomberai, Domberai, Lapago, Meepago dan Animha termasuk sebagian saudara dari Tabi Saireri yang menguatkan saya untuk terus tampil dan akhirnya kami memenangkan pertarungan ini,” jelas Fakhiri.
Iapun mengajak semua pendukung untuk menjaga kedamaian sebab menang bukan berarti harus menyakiti yang lain. Silahkan bereforia tapi harus menjaga kesantunan dan terus menjadi orang hebat dan tetap rendah hati. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak baik penyelenggara atau keamanan termasuk dari kubu paslon 1.
“Jika ada yang kurang berkenan saya mewakili tim paslon 2 menyampaikan permohonan maaf. Mari mempersiapkan diri untuk berlari membangun Papua menjadi contoh bagi provinsi lainnya. Siapkan generasi muda Papua dari suku mana saja membangun untuk kemuliaan Tuhan di tanah ini,” imbuhnya. (jim/kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…
Proyek pembangunan jalan yang difungsikan sebagai prasarana ketahanan pangan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua…
Pneumonia atau yang kerap dikenal masyarakat awam sebagai paru-paru basah masih menjadi "pembunuh" nomor satu…
Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berinisial EM alias L ditangkap…
Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas aksi…