Categories: BERITA UTAMA

Menangkan Pilkada Papua, Pasangan Mariyo Sampaikan Permohonan Maaf

Sementara paslon nomor urut 02, Mathius Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) memperoleh 259.817 suara atau 50,4 persen. Paslon MARI-YO unggul dengan selisih 4.134 suara dari BTM-CK.

Dua hari pasca penetapan rekapitulasi perolehan suara pemilihan gubernur oleh KPU Papua, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constan Karma memastikan akan memasukkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi putusan MK tersebut KPU Papua akan menindaklanjuti sebagai mana diatur dalam Pasal 57 ayat (1) huruf b PKPU 18 Tahun 2024 untuk menyusun langkah lanjutan setelah putusan terakhir sengketa pilkada dibacakan.

Hal tersebut disampaikan Kadiv Hukum KPU Papua, Yohannes Fajar Irianto Kambon kepada Cenderawasih Pos via telepon, Rabu (17/9) sore. Fajar menjelaskan penetapan Paslon terpilih akan dilaksanakan paling lama 3 (tiga) hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi dibacakan.

“Dengan demikian, sebagaimana putusan 328 untuk Provinsi Papua telah dibacakan MK pada hari ini (Rabu, 17 September 2025) maka selambat-lambatnya KPU Papua akan menetapkan Paslon terpilih pada Sabtu, 20 September 2025,” pungkas Fajar. Sementara Benhur Tomi Mano menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima keputusan tersebut.

Pasalnya keputusan yang diambil oleh MK tidak berdasarkan fakta hukum yang mereka dalilkam melalui kuasa hukum. “Saya menolak dan tidak meneima keputusan MK karena saya berbicara tentang kebenaran. Kebenaran harus ditegakan,” tegasnya saat pidato di kediamannya usai mendengar putusan.

Ia pun menyampaikan proses Pilkada Papua menjadi catatan bagi Majelis Rakyat Papua (MRP). Pasalnya MRP seharusnya melihat keabsahan dari masing masing kandidat. Sebagaimana saat ini Papua sidah dimekarkan menjadi 6 Provinsi. Mestinya yang masuk seleksi Calon Gubernur Papua hanya anak Papua yang berasal dari wilayah adat Tabi dan Saireri.

“Saya minta MRP melihat proses ini sebagai catatan penting bagaimana mereka harus jeli melihat keaslian dari pasangan calon sesuai dengan wilayah adatnya masing masing,” tegasnya. Meski kalah BTM dipastikan tidak akan menyerah untuk terus berjuang demi tanah Papua. Saya membawa hasil putusan ini sampai adanya keadilan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Sadar Krisis Identitas Generasi Muda, Jalan Kaki Mencatat Sejarah KlatenSadar Krisis Identitas Generasi Muda, Jalan Kaki Mencatat Sejarah Klaten

Sadar Krisis Identitas Generasi Muda, Jalan Kaki Mencatat Sejarah Klaten

Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…

18 hours ago

Daging Kambing Ternyata Tak Bikin Hipertensi

Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…

19 hours ago

KPK Pastikan Korupsi Ditangani Tanpa Celah

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…

22 hours ago

Menteri Tak Tahu Sumber Dana Rp 100 Miliar Sapi Kurban Presiden

“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…

23 hours ago

Mojtaba Khamenei: Amerika Tidak Akan Punya Lagi Pangkalan Militer d Timur Tengah

Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…

24 hours ago

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

1 day ago