Categories: BERITA UTAMA

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

JAYAPURA-Konflik bersenjata yang terus terjadi di Papua kembali memakan korban sipil. Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem, menilai situasi keamanan di Papua semakin memprihatinkan karena masyarakat sipil, baik orang asli Papua (OAP) maupun warga non-Papua, terus hidup dalam ketakutan dan ancaman kekerasan.

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga dilakukan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) dalam operasi bersenjata pada 17-20 Mei 2026. Menurut Theo, selama ini warga sipil non-Papua seperti guru, tenaga kesehatan, pengusaha, pengojek, hingga pilot yang bekerja dan melayani masyarakat di Papua kerap menjadi korban dalam konflik berkepanjangan di Tanah Papua.

“Masyarakat sipil sering dicurigai sebagai aparat intelijen atau bagian dari TNI-Polri. Akibatnya, banyak warga non-Papua merasa tidak aman untuk bekerja dan beraktivitas di Papua,” ujar Theo Hesegem kepada Cenderawasih Pos, Senin (25/5).

Ia menilai berbagai kasus kekerasan terhadap warga sipil selama ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah. Padahal, seluruh warga negara memiliki hak yang sama untuk hidup aman dan mendapatkan perlindungan hukum. Theo juga menyoroti kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Yahukimo pada April 2026 lalu yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penyelesaian konflik bersenjata di Papua.

“Setelah kunjungan itu justru kembali terjadi bentrokan dan aksi kekerasan bersenjata. Ini menunjukkan persoalan Papua belum ditangani secara menyeluruh,” katanya. Menurut Theo, konflik Papua tidak bisa terus diselesaikan hanya melalui pendekatan keamanan semata. Ia menegaskan pemerintah perlu membuka ruang dialog damai guna mencari solusi jangka panjang yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

2 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

3 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

4 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago

Pelaksanaan PSN Tetap Terkawal di Tengah Memanasnya Film Pesta Babi

Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…

2 days ago