“Penyelesaian konflik Papua harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” tegasnya. Theo menilai kondisi konflik yang terus berulang memperlihatkan belum adanya langkah konkret pemerintah dalam menyelesaikan persoalan keamanan dan kemanusiaan di Papua secara komprehensif.
Ia juga meminta Presiden Republik Indonesia selaku Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata untuk mengevaluasi keberadaan pasukan non-organik di Papua guna menekan eskalasi konflik yang terus meningkat. Selain itu, Theo mendesak pemerintah pusat maupun daerah agar memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh masyarakat sipil tanpa membedakan latar belakang suku maupun asal daerah.
“Baik orang asli Papua maupun warga non-Papua sama-sama berhak hidup aman dan bebas dari ancaman kekerasan,” ujarnya. Theo berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata melalui dialog damai dan pendekatan kemanusiaan demi menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di tanah Papua. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…