Categories: BERITA UTAMA

Belum Ada ASN yang Ajukan Surat Pengunduran Diri

JAYAPURA – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Provinsi Papua Marthen Kogoya mengaku belum ada ASN yang mengajukan surat pengunduran diri untuk maju Pilkada, bagik sebagai Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota dan Gubernur-Wakil Gubernur. Dimana sesuai aturan, 40 hari menjelang pendaftaran pasangan calon  yakni 27-29  Agustus 2024, para ASN yang maju Pilkada wajib mengajukan pengunduran dirinya.

   “Hingga saat ini belum ada aparatur sipil negara (ASN) Pemprov yang mengajukan surat pengunduran diri untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November mendatang,” ungkap Marthen Kogoya, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (17/7).

   Lanjut Marthen, yang ada hanyalah tiga orang calon legislatif (Caleg) DPR yang diberhentikan dari ASN. “Sudah ada tiga ASN Pemprov yang diberhentikan dengan hormat karena pencalegannya, yang bersangkutan sudah menyatakan pengunduran diri dengan resmi sesuai mekanisme yang diatur dalam undang undang ASN,” ujarnya.

   Ia pun mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, baik pejabat yang aktif, pejabat eselon dua maupun pegawai. Jika hendak terjun dalam kontestasi politik  Pilkada pada November mendatang, maka wajib baginya mengundurkan diri dari ASN sesuai dengan UU ASN.

  “ASN wajib mematuhi aturan atau UU yang berlaku, dengan begitu rencana maju kedepannya tidak menggunakan fasilitas negara yang sementara dikuasai oleh yang bersangkutan,” tegasnya.

   Adapun pengunduran diri bagi ASN atau kepala dinas yang mau bertarung di Pilkada baik bupati, walikota dan gubernur serta wakil gubernur. Pengunduran diri seorang ASN diajukan ke Gubernur Provinsi Papua tebusan ke BKD.

   Sementara itu, Ketua KPU Papua, Steve  Dumbon mengatakan ASN, anggota TNI-Polri harus mundur jika maju di Pilkada 2024. Mereka mesti mengajukan surat pengunduran diri  40 hari sebelum tanggal 27 Agustus.

   “Untuk yang dari ASN, TNI, Polri harus mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan yang diemban  40 hari sebelum tanggal 27 Agustus 2024. Sebab pendaftaran pasangan calon mulai dilakukan pada 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

2 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

3 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

4 hours ago

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

 Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…

5 hours ago

Peluang Ekspor ke PNG Masih Terbuka

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…

6 hours ago

Gubernur: Kepala Daerah Wajib Hadir di Agenda Penting!

-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…

7 hours ago