Categories: BERITA UTAMA

Yeremias Bisai Beri Kesaksian di MK

Spri Akui Tandatangan Yermias Hasil Scan

JAYAPURA-Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait sengketa Pilkada Papua dengan nomor perkara 304 kembali digelar pada Senin (17/2). Agenda sidang kali ini menghadirkan Yermias Bisai (YB) serta saksi dari pihak terkait, Herman Ayomi yang merupakan sekretaris pribadi YB.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Saldi Isra, mengajukan berbagai pertanyaan kepada Yermias Bisai mengenai proses pendaftarannya sebagai calon dalam Pilkada Papua. Salah satu fokus utama adalah pengurusan Surat Keterangan (Suket) Tidak Pernah Dipidana yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jayapura. Hal ini menjadi poin sengketa yang diajukan oleh pihak pemohon, yaitu kuasa hukum Mathius D. Fakhri-Aryoko Rumaropen (Mari-Yo).

Dalam sidang, Saldi Isra menanyakan alasan Yermias Bisai tidak mengurus Suket tersebut di PN Serui, yang seharusnya menjadi domisilinya. Pertanyaan ini dijawab oleh saksi Herman Ayomi, yang merupakan sekretaris pribadi YB, juga orang yang mengurus seluruh berkas pendaftaran Yermias Bisai.

Herman menjelaskan bahwa pengurusan Suket di PN Jayapura dilakukan karena keterbatasan waktu. Menurutnya, YB baru diinformasikan akan maju sebagai calon Wakil Gubernur Papua mendampingi Benhur Tomi Mano menjelang pendaftaran.

Saat itu, Herman dan timnya berada di Jayapura, sehingga mereka memutuskan untuk mengurus Suket di PN Jayapura agar lebih cepat. “Dari Waropen ke PN Serui harus melalui jalur laut. Jika cuaca baik, perjalanan hanya memakan waktu dua jam, tetapi jika cuaca buruk, bisa lebih lama,” ujar Herman di hadapan Majelis Hakim.

Selain itu, Majelis Hakim juga menyoroti perbedaan domisili Yermias Bisai yang tertera dalam berkas. Dalam pendaftaran, YB tercatat tinggal di Kotaraja, Jayapura. Namun, alamat yang digunakan dalam pengurusan Suket berada di Jalan Baliem Dok 5, Kelurahan Mandala. Menanggapi hal ini, Herman menjelaskan bahwa pengurusan domisili tersebut dilakukan berdasarkan petunjuk dari pihak PN Jayapura.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Aliansi Petani di Merauke Ancam Akan Gelar Aksi Demo Besar-Besaran

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…

7 minutes ago

Penyelundupan Vanili Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan

TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…

1 hour ago

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…

2 hours ago

Mimika Jadi Pasar Empuk Rokok Ilegal

Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…

3 hours ago

Bupati Mimika: Kelola Sampah Lewat Distrik, Pengusaha Bandel Izin Dicabut

Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…

4 hours ago

Pastikan Sehat, Dinas Peternakan Mulai Pemeriksa Hewan Kurban

Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…

5 hours ago