Categories: BERITA UTAMA

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Diperkirakan 3000 Orang dari Kedua Kelompok Siap Saling Serang

WAMENA -Usai mendapatkan 19 korban yang terjatuh di Kali Uwe, Jumat (15/5) kemarin, kedua kelompok massa yang melibatkan warga dari Lanny Jaya dan Kurima kembali melakukan aksi saling serang sejak pagi pukul 07.03 WIT.  Meski aparat kepolisi sudah melakukan upaya penyekatan unuk memisahkan dua kelompok ini, namun bentrokan malah merambah ke Wilayah Musaima Distrik Hubikiak pada pukul 15.20 WIT.

Informasi terkait bentrokan antara kedua kelompok masa ini, memang telah tersebar sejak Kamis (14/5) malam. Bahkan, informasi tersebut disebarkan di beberapa grup WhatsApp. Menyikapi hal ini, aparat keamanan sudah mulai melakukan siaga satu, dan warga yang berada di wilayah Wouma mulai meninggalkan rumahnya dan memilih untuk mengungsi ke Kodim maupun polres Jayawijaya dan gereja.

Sejumlah anggota Brimob yang dikerahkan untuk meredam konflik antara dua kelompok massa Jembatan Kali Uwe, Jumat (15/5), (foto:Denny/Cepos)

Menyikapi konflik sosial antara dua kelompok masyarakat tersebut, sejak pagi hari aparat kepolisian sudah berkumpul di wilayah Distrik Wouma untuk melerai dua kelompok tersebut dan terus berupaya secara persuasif, bahkan aparat melakukan pengamanan berlapis agar bentrokan dari dua kelompok masyarakat ini tidak meluas ke dalam kota Wamena.

Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang dari pinggiran kali Uwe dengan menggunakan panah dan batu dari kedua sisi kali tersebut, aksi ini direspon dari aparat keamanan dengan menembakan gas air mata dengan tujuan memisahkan kedua belah pihak

Ironisnya bentrokan ini berlanjut ke wilayah kompleks Tolmis hingga beberapa rumah milik warga dan honai yang ada wilayah itu dibakar dibakar dan juga menimbulkan korban material, Korban luka dan Korban jiwa. sementara untuk warga yang mengungsi ke Polres Jayawijaya berjumlah 200 orang sedangkan yang ke Kodim 1702/ Jayawijaya ada 60 orang namun jumlah ini masih akan berubah sebab warga masih berdatangan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

1 day ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

2 days ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

2 days ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

2 days ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

2 days ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

2 days ago