Categories: BERITA UTAMA

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Kapolres Jayawijaya mengaku, terkait pemicu konflik ini dikarenakan tuntutan adat, oleh karena itu, pihaknya meminta agar hal tersebut di kesampingkan terlebih dahulu demi keselamatan jiwa baik masyarakat yang bertikai maupun masyarakat lainnya yang terdampak dari aksi ini.

“Soal urusan denda adat, nanti kita upayakan untuk bicarakan secara bersama-sama setelah situasi kondusif, sekarang itu yang terpenting bagaimana kita bisa menenangkan kedua belah pihak tidak berkonflik lagi,”tegasnya

Di tempat yang sama LO Polda Papua untuk Provinsi Papua Pegunungan, Kombes Pol Andi Yoseph Enok meminta seluruh kepala daerah yang warganya terlibat konflik termasuk Pemkab Lanny Jaya, Jayawijaya, Yahukimo, dan Pemprov Papua Pegunungan untuk langsung turun ke lokasi bentrokan hari ini juga guna menenangkan masyarakatnya masing -masing.

“Kami meminta pemerintah daerah segera turun ke lapangan. Ini adalah urgensi sebelum peristiwa meluas. Jika ini tidak segera diatasi, kita sesama orang Papua akan terus saling bunuh, dan lama-kelamaan kita semua akan habis,” tegas Kombes Pol Andi Yoseph

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, SE, MM menjelaskan bahwa pihak pemerintah sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi sejak awal. Pemprov telah turun langsung ke lapangan untuk memediasi kedua belah pihak, terutama saat proses pencarian jenazah korban di kali Uwe.

“Situasi ini diluar dugaan, semua mendadak berubah menjadi tegang sejak tadi malam setelah seluruh jenazah berhasil ditemukan. Proses mediasi awal sebenarnya sudah berjalan dengan baik. Namun, setelah semua mayat ditemukan, sejak tadi malam tiba-tiba situasi kembali berubah dan memanas.”jelasnya

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sangat berharap kepada semua pihak baik itu pemerintah dari 3 kabupaten yakni Lanny Jaya dan Yalimo segera turun ke masyarakatnya masing-masing. Hentikan perang ini dan pulangkan warga ke daerah asal agar konflik tidak meluas kemana-mana

“Hari ini semua jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan tengah bersiap menuju titik konflik di Wouma untuk melakukan negosiasi langsung dan membubarkan massa secara damai.”tutup Giban. (jo/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

 

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer JayapuraTiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer Jayapura

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer Jayapura

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…

2 days ago

Satu Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dibebaskan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…

2 days ago

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

2 days ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

2 days ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

2 days ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

2 days ago