

Frangklin E. Wahey, Anggota DPR Papua Dapil III Kabupaten Jayapura (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Anggota DPR Papua Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Jayapura, Frangklin E. Wahey, melihat kondisi fiskal Papua saat ini tengah menghadapi tantangan besar pasca pemekaran wilayah. Provinsi Papua sebagai provinsi induk telah dimekarkan menjadi beberapa provinsi baru, yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Pemekaran tersebut berdampak signifikan terhadap penurunan kapasitas fiskal daerah. Jika sebelumnya APBD Papua mampu mencapai sekitar Rp14 triliun, maka pada tahun 2026 ini nilainya turun drastis menjadi sekitar Rp2,3 triliun. Penurunan ini, lanjutnya, harus menjadi perhatian serius DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan dukungan terhadap program-program strategis kepala daerah.
“Harus kritis dalam pengawasan. Tetapi di sisi lain, kita juga wajib mendukung program Bupati, Wali Kota, maupun Gubernur yang bertujuan meningkatkan PAD,” ujarnya.
Frangklin menekankan pentingnya membangun hubungan kemitraan yang sehat antara DPR dan pemerintah daerah. Ia mengingatkan agar DPR tidak terjebak pada pola oposisi yang hanya menonjolkan kritik tanpa solusi.
“Prinsipnya sederhana. Kalau salah, kita katakan salah. Kalau benar, kita katakan benar. Jangan hanya memberi kritik, tetapi juga harus menghadirkan solusi konkret,” katanya.
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…